AST Volume 1 Bagian 11

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 11 – Menggunakan Senjata Rahasia Pertama Kali

Kondisi mengalami pencerahan ini hanya bisa diharapkan secara alami dan tidak bisa dicari. Seperti kata pepatah “10 tahun berlatih keras tidak sepadan dengan pencerahan” Semuanya bergantung pada takdir dan keberuntungan individu!

Qing Shui tidak tahu bahwa dia saat ini dalam keadaan pencerahan, dia mengaktifkan Teknik Penguatan Kuno dan Blue Lotus Art dan perlahan tapi secara alami mengedarkan kedua aliran Qi untuk melengkapi saat melakukan Solitary Rapid Fist. Teknik tinju yang dia demonstrasikan sepertinya memiliki makna yang dalam, namun masing-masing teknik juga mengandung metodologi yang jelas, yang menunjukkan esensi dari Solitary Rapid Fist secara menyeluruh.

Setelah terbangun dari keadaan pencerahan, langit sudah menjadi gelap. Rasanya seolah-olah dia baru saja mengalami mimpi yang nyata.

Qing Shui mengkonsolidasikan pikirannya dan mulai mempraktekkan setiap gerakan sesuai pemahaman yang dia dapatkan. Tenaga, kontrol kekuatan dan ketepatan setiap pukulan yang dilontarkan sangat mengejutkannya!

Inilah pencerahan sejati, dia bisa mendapatkan pengalaman bahkan saat dia tidak bertarung dengan lawan!

Pencerahan yang singkat telah memungkinkan kekuatan Qing Shui untuk mengalami perubahan besar, bahkan psikisnya pun terpengaruh, mendapatkan kepercayaan diri untuk melangkah depan.

Qing Shui tenggelam dalam detail pemahaman mengenai apa yang telah dia dapatkan, bahkan ketika dia mengakhiri kultivasinya, dia tidak menyadari apa yang baru saja terjadi. Setelah dia menenangkan pikirannya, dia menyadari bahwa lapisan zat seperti lumpur hitam yang tidak enak dan berbau busuk mengalir dari pori-porinya.

Pengeluaran kotoran? Qing Shui tahu bahwa ini adalah efek dari Teknik Penguatan Kuno, hal itu terjadi ketika dia berhasil menembus langit tingkat pertama sebelumnya. Jika dia tidak menyaksikannya sendiri, dia tidak akan percaya bahwa ada begitu banyak kotoran di dalam tubuh kecilnya.

“Kenapa ini terjadi lagi? Kotoran ini tidak keluar saat aku berhasil mencapai Langit lapis Kedua, mungkinkah ini … karena pencerahan yang kualami?” ucap Qing Shui menyadari.

“Ini benar-benar …. tak terbayangkan, tak heran orang hanya bisa berharap agar mendapatkan pencerahan dan tidak dicari, keuntungan hasil pencerahan sangatlah bernilai, sangat-sangat berharga .. ini sama seperti hacking. (MC mengacu pada hacking game di kehidupan sebelumnya) ”

Qing Shui berlari menuju sebuah sungai kecil di dekat lereng gunung dan membersihkan semua kotoran yang menutupi tubuhnya. Setelah dibilas, dia mulai mengamati perubahan tubuhnya setelah pembersihan kotoran yang ke-2 kalinya ini. Kulitnya cerah dan tampak mengkilat dan bersinar, terlihat lebih berotot, tapi tidak terlalu berlebihan, tidak seperti beberapa murid generasi ke 3 dari Klan Qing.

Dia melepaskan pakaiannya dan membasuh mereka di sungai sebelum menjemurnya di atas batu karang di dekatnya dan berpikir ” Dalam cerita, orang-orang yang melampaui dimensi mereka biasanya memiliki barang seperti cincin penyimpanan, tas penyimpanan, emas dan perhiasan, seni bela diri yang tiada taranya dan wanita-wanita cantink di sekililing, tapi bagaimana dengan dia? Qing Shui telah tinggal di desa pegunungan ini selama 10 tahun, dan dia tahu bahwa barang-barang di cerita legendaris itu belum tentu benar. Meskipun klan Qing terletak di daerah terpencil, Qing Yi pasti telah melakukan perjalanan ke banak tempat dan melihat banyak hal, dan Qing Luo, bahkan di kota-kota besar, dia juga bisa dianggap sebagai seorang ahli .. Tapi keduanya bahkan belum pernah dengar tentang barang-barang tadi yang Qing Shui pikirkan!

Emas dan perhiasan, Qing Shui tidak ada, tapi di desa pegunungan ini, Klan Qing adalah satu dengan otoritas terbesar, yang membuat hidupnya relatif nyaman. Selain itu, orang-orang di desa-desa tidak benar-benar membutuhkan sejumlah besar uang untuk bertahan hidup, mayoritas dari mereka hidup dari tanah, bercocok tanam dan berburu di batas-batas pegunungan. Bahkan kebanyakan, penduduk desa yang normal tidak akan berani masuk ke bagian dalam pegunungan, dikabarkan bahwa selain binatang buas, bahkan ada demonic beast di sana!

Gadis-gadis cantik, Qing Shui menjilat bibirnya dan mengeluh, melihat tubuhnya yang bahkan belum puber, menatap “burung “ kecilnya, masih akan lama sebelum dia bisa merasakan kenikmatan duniawi. Di masa lalunya, ia kecanduan video game dan karena itu, satu-satunya hubungan yang pernah ia rasakan adalah saat ia terobsesi dengan permainannya.

Setelah dia terlahir kembali di dunia ini, dengan cacat tubuhnya, pada awalnya jika bukan karena cinta Qing Yi untuknya, dia mungkin sudah bunuh diri. Bagaimanapun, di dunia ini dimana bela diri adalah segalanya, takdir telah memberinya kehidupan yang kejam.

Untungnya, game yang dimainkannya di masa lalu sebenarnya mengubah takdirnya di dunia ini. Setelah menembus Langit lapis Kedua dari Teknik Penguatan Kuno, energi tak terbatas berada di tubuhnya, membuatnya semakin yakin untuk berjalan di dunia kultivasi.

Terutama saat pencerahan, yang juga memungkinkan Qing Shui untuk menguasai tahap awal Solitary Rapid Fist. Setiap kali memikirkan hal ini, dia secara tidak sadar akan mengulurkan lengannya dan mulai mempraktikkan gerakan Solitary Rapid Fist. Tinjunya saat dilontarkan sangat cepat dan akurat, namun juga jelas dan ada fluiditas dalam gerakannya yang sebelumnya tidak ada. Inilah keadaan hati yang dibutuhkan untuk melakukan Solitary Rapid Fist! Jika bukan karena pencerahan singkat yang tiba-tiba dan memungkinkannya memahami keadaan hati yang dibutuhkan, biarpun dia bisa melakukan teknik yang hebat dan tanpa cela, namun tetap tidak sepenuhnya lengkap.

Saat dia perlahan menarik kembali lengannya, dan mengenakan pakaiannya yang telah kering, dia merasa sedikit kepuasan. Saat itu hampir tengah hari, merasakan angin bertiup di wajahnya dan teriknya sinar matahari yang terpancar di tanah, Qing Shui memutuskan untuk melangkah maju. Gunung ini tidak jauh dari Klan Qing, dan di tempat Qing Shui berada, ada semacam tempat berteduh yang terbentuk secara alami. Tempatnya tidak terlalu tinggi, orang hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai puncaknya.

Di puncak, Qing Shui bisa melihat lahan pertanian di kejauhan, hamparan ladang hijau tampak tak ada habisnya dan terbentang begitu luasnya. Tanah Klan Qing Clan seluas hampir 100 li, hal ini membuat Qing Shui terkesima. Dunia ini terlalu besar .. bahkan desa di gunung pun bisa sebesar ini, lalu bagaimana dengan kota terdekat Kota Hundred Miles?

Di puncak gunung, ada daerah yang penuh dengan satwa liar. Banyak pohon raksasa dan kicauan burung dan suara-suara serangga tak dikenal memenuhi udara membuat keramaian. Qing Shui merasakan bahwa kawasan hutan ini penuh dengan kehidupan! Itu adalah tempat yang cocok untuk berlatih teknik senjata rahasia!

Dengan santai dia mengambil 2 kerikil kecil yang tergeletak di tanah, memejamkan mata dan mengedarkan Qi di tubuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip Solitary Rapid Fist, bersamaan dengan pengetahuan yang dia dapatkan mengenai jumlah kekuatan yang sesuai untuk digunakan, sudut-sudutnya untuk membidik dan teknik yang dibutuhkan untuk melaukannya!

Dalam waktu singkat, Qing Shui tampak tak bergerak, bahkan napasnya dikendalikan hampir tak terdengar. Suara detak jantungnya pun juga semakin pelan.

Seekor burung kuning kecil mendarat di dekat sisi Qing Shui dan dengan penuh semangat meloncat-loncat ke sana-sini, sepertinya tidak mengganggap Qin Shui berbahaya. Sosok Qing Shui seakan pudar, tampak menyatu dengan lingkungan sekitar!

Seekor burung hitam sebesar elang, dengan lebar sayap sekitar 3m, melayang dan meluncur di udara, dengan penglihatannya yang setajam jarum.

Pada saat ini, burung kuning dekat Qing Shui berkicau ketakutan dan mulai terbang menjauh dari arah elang hitam. Rupanya dia telah melihat bahwa seorang pemangsa sedang menguntitnya. Saat elang hitam terbang mendekat dan mendekat, mata Qing Shui tersentak terbuka, menunjukkan konsentrasi yang kuat. Dengan jentikan tangannya, kerikil di tangan kanannya melayang di udara dengan kecepatan yang mirip dengan kilatan petir, menciptakan suara berderak saat bertambah cepat.

“Pu!”

Burung elang itupun jatuh mati bahkan tanpa sempat mengeluarkan suara. Terbunuh oleh kerikil yang tepat menembus otaknya.

Qing Shuipun tersenyum.

“Jadi begini cara untuk menggunakan senjata rahasia .. sungguh mengerikan.” Qing Shui perlahan berjalan menuruni bukit, maju menuju bangkai elang tadi.

Bangkai elang itu mendarat di dekat wilayah berhutan di sisi barat gunung. Wilayah barat adalah tempat para anggota klan Qing berburu makanan. Tempat ini sangat berbahaya bagi seseorang untuk masuk sendirian atau tanpa tingkat kultivasi yang tinggi. Hutan ini juga dinamai hutan Greenwood yang ditandai dengan pohon greenwood yang tumbuh di batas hutan.

Hutan Greenwood berbahaya bagi siapa saja yang belum mencapai tahap Martial Warrior, tingkat 7. Bahkan jika seseorang telah mencapai tingkat 7 pun, mereka tetap tidak berani melintasi sini sendirian ataupun meremehkan bahayanya hutan ini.

“Hmmm, seberapakah bahaya nya? Aku hanya akan melihat bangkai elang raksasa tadi dan kembali.” Keingintahuan menyala di dalam hatinya saat ia dengan hati-hati mengawasi sekelilingnya.

Setelah dia yakin bahwa tidak ada bahaya atau sesuatu yang mencurigakan, dia perlahan-lahan berjalan menuju bangkai elang raksasa itu.


Prev Chapter | Next Chapter