AST Volume 1 Bagian 14

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 14 – Masih Sampah

Tahap pertama hanya mengharuskan seseorang untuk bergerak cepat, dan secepat mungkin; hingga batas kecepatan; cepat hingga ke tahap di mana seseorang bisa menghasilkan bayangan tubuh berkelabat. Ghostly STep membutuhkan pengetahuan tentang 9 Diectional, dan 8 Trigram Calculations serta Gerbang Mistik untuk membingungkan lawan, sehingga memudahkan Qing Shui untuk meloloskan diri. Jika seseorang ingin melatih Ghostly Step hingga puncak, seseorang harus menggabungkan pengetahuan dari berbagai perhitungan dan menggunakannya bersamaan dengan teknik dari Ghostly Steps.

Waktu berlalu dengan cepatnya, dan 5 tahun telah berlalu. Qing Shui sekarang berusia 15 tahun, dan tubuhnya bertambah tinggi dan kuat. Pada matanya yang indah sedikit terlihat aura dingin, seakan mengabaikan seluruh dunia seolah tidak ada yang layak mendapat perhatiannya!

Sekali lagi, Qing Shui memegang label sebagai “sampah:. Satu-satunya hal yang berbeda dari masa lalu, adalah bahwa ia tidak dapat maju lagi setelah menembus lapisan ke-3 Teknik Penguatan Kuno!

Qing Shui tidak pesimis, dia menghadapi segalanya dengan perspektif yang tenang, dengan mengabaikan bagaimana orang lain memandangnya. 2 tahun yang lalu, dia telah berkultivasi hingga ke puncak lapisan ke-3 Teknik Penguatan Kuno. Setelah itu, tidak peduli apa yang dia lakukan atau bagaimana dia berkultivasi, dia tidak bisa maju lagi. Tidak hanya itu, bahkan Blue Lotus Art pun sama-sama terjebak pada kemacetan, di puncak tingkat ke-3.

Melalui 5 tahun ini, Qing Shui telah menderita secara psikologis. Di antara murid-murid generasi ke-3, dia adalah orang yang paling berdedikasi dalam berkultivasi. Keahliannya dalam teknik senjata rahasia dan juga Solitary Rapid Fist  telah melonjak hingga tahap yang mengerikan, dan keduanya mencapai tahap Kesuksesan Besar untuk kedua teknik tersebut.

Bahkan untuk Ghostly Steps, Qing Shui telah berhasil melatihnya ke tahap sukses kecil. Meskipun keahliannya hanya pada tahap sukses kecil, dia telah mencapai tahap penciptaan bayangan tubuhi, dan dapat menggunakannya untuk bergerak maju atau mundur, dan menggabungkannya dengan teknik senjata rahasia dan Solitary Rapid Fist, ini telah memungkinkan kekuatannya. melonjak ke tingkat mengerikan yang belum pernah terjadi sebelumnya

Saat ini di Qing Clan, cucu tertua Qing Zi telah berhasil mengolah Blue Lotus Art ke fase selanjutnya dari tahap Martial Warrior, tingkat 7, hampir mencapai puncak tingkat 7!

Qing You sudah berkultivasi ke puncak Martial Warrior, tingkat 7 dan Qing Yang ke tahap menengah Martial Warrior, tingkat 6. Untuk sisa murid generasi ke 3 yang berusia 13-15 tahun, kebanyakan dari mereka, termasuk Qing Hu telah mencapai tahap awal Martial Warrior, tingkat 5.

Sebaliknya, Qing Shui yang sudah berusia 15 tahun, baru berhasil berkultivasi Blue Lotus Art ke puncak Martial Warrior, tingkat 3.

Dalam sesi pelatihan sehari-hari, Qing Shui dapat dianggap sebagai salah satu murid generasi 3 tertua pada usia 15, dan salah satu yang paling lemah. Awalnya, pada sesi pelatihan harian, ada dua murid generasi ke 3 bernama Qing Hui dan Qing Chuan yang lebih tua dari Qing Shui masing-masing 1 tahun dan 2 tahun. Namun, di tahun sebelumnya dan tahun ini, 2 dari mereka sudah berhasil menerobos ke Martial Warrior, tingkat 6 pada usia 16.

Martial Warrior, tingkat 6 adalah titik pemisah di Klan Qing. Mereka yang telah berkultivasi hingga Martial Warrior, tingkat 6 dan tidak melebihi usia 16 menjadi tumpuan harapan seluruh klan. Jadi di Klan Qing, selama orang bisa mencapai tingkat yang dibutuhkan sebelum usia 16 tahun, status mereka di Klan Qing juga akan mengalami perubahan. Bahkan jika mereka ingin melakukan hal2 yang hampir tidak masuk akal pun seluruh Klan Qing juga akan tetap mendukung. Selanjutnya, orang-orang jenius ini adalah orang-orang yang bertanggung jawab untuk melindungi bisnis Klan Qing di masa depan. Hanya ketika anggota inti Klan bertambah banyak dan kuat, mitra bisnis mereka tidak akan terlalu berani untuk mengeyahkan mereka.

Sedangkan bagi mereka yang telah mencapai Martial Warrior tingkat 6 namun setelah melewati usia 16 tahun, mereka akan dikirim ke kota, untuk menangani berbagai bisnis Klan Qing. Basis kultivasi mereka biasanya stagnan, karena hanya bisa berkultivasi selama ada waktu. Kebanyakan, mereka akan terlalu sibuk untuk berkultivasi.

Qing Shui sudah berusia 15 tahun ini. Jika satu tahun lagi berlalu, dan dia masih belum bisa melakukan terobosan ke Martial Warrior tingkat 6, dia akan dikirim keluar dari Desa Qing. Qing Shui tahu bahwa Blue Lotus Art-nya telah lama terintegrasi dengan Teknik Penguatan Kuno. Baru ketika dia mendapat terobosan dalam Teknik Penguatan Kuno, barulah Blue Lotus Art-nya mengikuti. Jika seseorang ingin dia mencapai Lapisan ke-6 dari Teknik Penguatan Kuno hanya dalam waktu setahun, orang tersebut pasti salah satu orang idiot atau sedang mengigau. Kemungkinan Qing Shui dikirim keluar dari Desa Qing sudah hampir dapat dipastikan.

Meskipun Qing Shui adalah cucu Qing Luo, namun karena konstitusi tubuh Qing Shui sebelumnya, Qing Shui belum pernah melihat dunia luar. Di masa lalu, dia akan mengalami masalah pernapasan dan jantung berdebar-debar hanya karena sedikit aktivitas berat, jadi jika pun dia harus tinggal di Qing Clan setelah berusia 16 tahun, tidak akan ada yang protes. Semua orang mengerti kenyataani bahwa dia adalah sampah yang tidak bisa kultivasi! Tapi sekarang, berbeda, tidak hanya konstitusinya saja yang telah berubah, kultivasinya bahkan sudah mencapai puncak Martial Warrior, tingkat 3. Jadi mengirim Qing Shui keluar adalah sesuatu yang wajar.

“Lupakan saja, seharusnya aku tidak terlalu banyak memikirkan hal ini, mungkin sebaiknya aku bergabung dengan ekspedisi untuk pergi ke luar Desa Qing, siapa tahu mungkin saja aku memiliki kesempatan untuk maju.” Qing Shui mendesah lesu, menggelengkan kepala.

Lagipula, Qing Shui telah lama memutuskan untuk membantu Qing Yi dalam usaha bisnisnya, bersamaan juga belajar tentang khasiat medis dari berbagai ramuan yang dimiliki Klan Qing. Qing Shui masih menaruh harapan tinggi untuk dirinya sendiri, dia masih harus memenuhi keinginan Qing Yi, Qing Shui tidak akan pernah berputus asa! Meskipun ia tidak bisa mencapai terobosan dalam Teknik Penguatan Kuno, namun berdasarkan kekuatannya saat ini; Teknik senjata rahasia Solitary Rapid Fist, dan teknik yang bahkan dia sendiri takut jika menghadapinya – the Ghostly Steps, pasti akan membuat hati lawan-lawannya gemetar ketakutan. Sejujurnya, Qing Shui tidak pernah mengganggap murid generasi ke 3 dalam hal apapun, hanya berdasarkan kekuatan tubuhnya sendiri, tanpa bantuan teknik bela diri apapun, dia pasti sudah dapat mengalahkan mereka. Alasan mengapa dia tidak melakukan itu adalah karena dia tahu bahwa tidak bijaksana untuk mengungkapkan kartunya ini di awal permainan, bagaimanapun juga dia masih remaja di usia muda 15 tahun.

Saat ini,

“Shui gege.” Qing Shui mendengar suara yang memanggilnya dari luar halaman latihannya.

Seiring terdengar suku kata terakhir, Qing Bei muncul di halaman rumahnya. Sekarang Qing Bei berusia 13 tahun, dengan wajah mungil dan indah, dan mata yang bersinar sangat cerah, Qing Shui bisa melihat kecantikan yang berkembang pada gadis kecil ini, tubuh Qing Bei berada pada tahap awal pubertas. Bagaimanapun, dia berusia 13, hanya kurang 3 tahun lebih untuk dianggap sebagai orang dewasa.

Qing Bei adalah cucu perempuan termuda dan satu-satunya di Klan Qing. Perhatian Qing Shui padanya tulus dan dari hatinya. Meskipun tidak memiliki hubungan baik dengan murid-murid generasi ke-3 lainnya, di dalam hatinya, Qing Shui sangat menyayangi sepupu kecilnya ini.

“Xiao Bei, aku di sini!” Qing Shui tersenyum sedikit saat dia melambai menyambutnya. Qing Bei bisa dianggap sebagai jenius kecil dari Klan Qing, menerobos ke puncak Martial Warrior tingkat  5 pada usia 13 tahun. Para sesepuh dari Klan Qing pada umumnya sangat senang dengan bakat Qing Bei, satu-satunya Sedikit penyesalan yang mereka alami adalah Qing Bei adalah perempuan! Pada akhirnya, betapapun berbakatnya dia, dia tetap harus menikah dengan orang luar. Bahkan sekarang, pada usia 13, sudah ada banyak pelamar yang mengejarnya.

2 tahun yang lalu, setelah Qing Shui mencapai puncak Lapisan ketiga dari Teknik Penguatan Kuno, dia tidak dapat menerobos lebih jauh. Intuisinya memberitahunya, jika dia tidak menmukan kesempatan lain, bertarung dengan taruhan nyawa, atau saat pencerahan lainnya, dalam jangka waktu singkat, sangatlah mustahil untuk menembus tingkat selanjutnya! Karena sementara dia tidak dapat membuat kemajuan apapun pada kultivasinya, selama waktu senggangnya, dia akan mengajarkan dasar-dasar Solitary Rapid Fist ke Qing Hu dan Qing Bei! Qing Shui mulai mengajar mereka sekitar setengah tahun yang lalu. Seperti kata pepatah “Dia, yang mendapatkan pengetahuan baru dengan meninjau yang lama, cocok untuk menjadi guru”! Di antara murid generasi ke 3, hubungan Qing Hu dan Qing Bei dengan Qing Shui dapat dianggap sedekat saudara kandung.

Untuk sisa murid generasi ke 3, mereka jarang berkumpul bersama. Khusus untuk cucu tertua Qing Zi dan jenius Qing You, Qing Shui hanya sempat menemuinya beberapa kali dalam setahun. Demikian pula dengan Qing Yang, Qing Hui dan Qing Chuan. Selain itu, begitu salah satu murid generasi ke 3 berhasil menerobos ke ranah Martial Warrior tingkat 6, mereka perlu dengan tekun mempraktikkan teknik bela diri selain kultivasi mereka sendiri.

Orang bisa mengatakan bahwa di Klan Qing, jalan menuju kekuatan sejati hanya dimulai setelah seseorang berhasil mencapai tahap Martial Warrior tingkat 6. Selain itu, pada akhir setiap tahun, mereka yang telah berhasil menembus tingkat 6, harus berlatih tanding dengan murid generasi ketiga lainnya, serta sesepuh dari Klan Qing. Bagi mereka dengan basis kultivasi yang lebih rendah dari ranah Martial Warrior tingkat 6, hanya bisa melihat di bawah panggung.

Qing Hu dan Qing Bei telah menghabiskan setengah tahun untuk mempelajari dasar-dasar Solitary Rapid Fist dengan Qing Shui. Melihat mereka, Qing Shui akhirnya menyadari betapa beruntungnya dia saat itu, untuk memiliki momen kebetulan yang menyebabkannya memperoleh pencerahan. Kini, setelah setengah tahun berlalu, Qing Hu baru menghapalkan 1/3 dari 360 titik akupuntur pada tubuh manusia, namun ia masih jauh dari pemahaman sejati. Dalam pertarungan yang sesungguhnya, ia hanya benar-benar mengerti tentang jalur serangan ke arah bahu, bagian depan dada dan kepala.

Qing Bei sedikit lebih baik dari Qing Hu, bagaimanapun, seorang gadis lebih cermat, dia sudah bisa mengingat lokasi dari semua titik akupuntur 360 dari tubuh manusia, tapi selama pertarungan, kemampuannya melakukan serangan sesuai pemahamannya masih seimbang dengan Qing Hu.

“Engkau datang sendiri? Dimana Qing Hu?” Tanya Qing Shui, karena ia tidak melihat Qing Hu ikut serta. Selama setahun ini, setiap hari tanpa absen, sekitar malam hari, Qing Hu dan Qing Bei akan mengunjungi Qing Shui bersama-sama dan berlatih Solitary Rapid Fist.” Qing Hu terluka oleh Lan Yan`er dari Lan Clan, jadi dia tidak bisa datang hari ini.” Kemarahan dan kejengkelan bisa terdengar dalam suaranya saat Qing Bei ngambek.


Prev Chapter | Next Chapter