AST Volume 1 Bagian 66

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 66 – Kecantikan yang Menggoda

“Oh, kalau begitu, aku menginginkanmu. Apakah Anda bisa memuaskan saya?”

Kata-kata Qing Shui menyebabkan gadis itu terkejut, tapi dia segera normal kembali dan dengan senyum mesum menjawab, “Tentu saja saya bisa, ikut saya!”

Mata Qing Shui berkeliaran saat mereka melintasi lorong utama, menatap semua sosok gadis-gadis cantik di tempat ini, dengan niat untuk menyimpannya dalam ingatannya.

“Hehehe, mungkinkah itu …” Qing Shui menggosok-gosok tangannya dengan gembira, merasakan kegembiraan di dalam hatinya.

Qing Shui mengikuti di belakang gadis itu, saat ia diam-diam membuat perbandingan di hatinya. Gadis-gadis lain di rumah bordil meski cantik, mereka tidak memancarkan aura yang dia rasakan dari gadis ini.

Qing Shui merasa aneh di hatinya. Mungkinkah alasannya karena dia menginginkan wanita yang lebih tua? Meski begitu, ia merasa bahwa gadis di depannya itu penuh dengan pesona meski sedikit terkesan genit, walau menyebutnya mempesona bagaikan sebuah sindiran di tempat nya bekerja ini.

Namun, setelah berpikir lebih jauh, Qing Shui menyadari bahwa itu logis. Bahkan di rumah bordil, perlu ada seseorang dengan rangking tinggi yang akan dilatih keterampilan dan kesenian lebih, memberikan kepuasan lebih baik kepada pelanggan. Bahkan ada beberapa gadis yang memulai di tempat ini, dan akhirnya menikah dengan pria kaya sebagai gundik mereka.



Karena pendengaran Qing Shui yang luar biasa, dia bisa mendengar erangan kesenangan yang dipancarkan dari dalam kamar.

Membayangkannya saja, menyebabkan darahnya melonjak. Selain erangan kesenangan, ada juga suara berdebar kencang, yang mengingatkan semua film porno yang pernah dia lihat di kehidupan sebelumnya. Visi seorang wanita dengan antusias mengangkat pantatnya, saat pria di belakangnya melakukannya dengan gaya doggy muncul dalam pikirannya. Penglihatannya begitu jelas hingga Qing Shui tidak bisa menahan getaran kegembiraan.

Qing Shui perlahan mengikuti gadis itu, sambil terus mengagumi disain bangunan. Wallpaper berwarna merah muda menghiasi dinding koridor sementara karpet merah diletakkan di mana-mana di dalam gedung.

“Mewah!”

Saat naik gedung, semakin tinggi tingkatnya, semakin mewah desainnya. Begitu juga untuk kualitas wanitanya. Sesampainya di tingkat ke-4, semua wanita disini bisa dianggap berkualitas, yang terbaik. Masing-masing wanita di sini mampu menyebabkan pria menjadi gila. Terlepas dari penampilan mereka, mereka semua adalah kelas atas tanpa keraguan.

Melangkah ke tingkat 5, mata Qing Shui mulai bersinar. Desain tingkat ke 5 agak berbeda dengan level lainnya. Perbedaannya begitu besar sehingga bisa dibandingkan dengan Langit dan Bumi. Pada tingkat ke-5, hanya ada dua wanita berwajah gagah berani yang berjiwa heroik berjaga di sana, dan saat melihat Qing Shui dan gadis itu tiba, mereka membungkuk saat mereka dengan hormat menyatakan, “Selamat datang kembali, Mistress.”

Qing Shui tahu tebakannya benar, namun dia masih curiga. Dia hanya sekedar berkeliaran di jalanan sebelum memutuskan untuk memasuki Night Fragrance Court. Bagaimana bisa begitu kebetulan, baginya untuk bertemu dengan pemilik rumah pelacuran?

Gunung dan batu palsu menghias aula besar tingkat 5 sampai menyerupai daerah pegunungan. Bahkan ada kolam renang besar yang dibangun untuk dinikmati para tamu. Di kejauhan, ada rumah kayu berwarna putih, dan disekitarnya, ada bunga dengan warna dan varietas yang berbeda, memberi Qing Shui perasaan yang sangat nyata. Seolah-olah dia telah melangkah ke dunia yang berbeda.

“Apakah Anda puas dengan tempat ini?” Gadis itu menoleh saat dia tersenyum pada Qing Shui.

Qing Shui melihat sekelilingnya sebelum menganggukkan kepalanya, terlihat bibirnya tersenyum.

“Ijinkan aku pergi mandi dulu. Anda bisa mencuci diri di kolam di sana, setelah selesai, akan ada orang yang membawa Anda satu set pakaian baru untuk ganti.”

Qing Shui tidak keberatan. Bagaimana dia bisa tidak menikmati dirinya sendiri di tempat surgawi itu? Dia cepat-cepat menanggalkan pakaian saat dia melompat ke kolam renang berpemanas.

Qing Shui benar-benar bersantai di kolam renang. Airnya hanya setinggi pinggang tapi panasnya menyebabkan lapisan ombak berkabut putih menguap kencang, memberinya tampilan kolam surgawi!

Setelah selesai mandi, Qing Shui melanjutkan berbaring di sisi kolam, sambil mengkhayalkan tentang apa yang akan terjadi kemudian. “Mungkinkah dia ingin melakukan itu bersamaku nanti? Tapi dia tampak berbeda dari yang lain.” Meski gadis itu tampak anggun, tapi tetap saja, seharian menikmati lingkungan ini, tidakkah dia menyerah pada godaan dan juga tercemar?

Qing Shui menggelengkan kepalanya untuk mengatur pikirannya. Dengan cepat setelah itu, Qing Shui mendengar langkah kaki mendekat. Seorang gadis muda membawa satu set pakaian baru untuknya.

Sambil menyeka tubuhnya dengan kering, Qing Shui mengganti pakaian baru itu saat dia mulai memeriksa sekitarnya dengan cermat, menghargai seni perancangnya. Tiba-tiba, sebuah suara terdengar.

“Maaf, apakah Anda menunggu lama?” Sebuah suara menawan melayang.

Qing Shui merasa dirinya ketakutan, saat dia menoleh ke belakang. Seorang wanita yang mempesona, dengan keindahan yang memancarkan pesona kuat telah muncul di hadapannya. Tidak seperti Shi Qing Zhuang, yang seperti musim dingin, sebaliknya, dia seperti angin musim semi. Mata jernihnya mampu membangkitkan gairah dan mulut kecilnya yang seksi tertekuk dalam tawa.

Rambut sehitam gagak itu panjang sebahu, menambah pesona keseluruhannya sebesar 30%. Piyama putih salju yang dia kenakan sepenuhnya menunjukkan lekuk tubuhnya, dan kaki-kaki putih jade itu tampak bersinar dengan cahaya  yang membuat pria terpesona. Pada saat ini, Qing Shui hampir tidak bisa mengendalikan diri. Yang dia ingin lakukan sekarang adalah segera membelainya sepenuh hati.

Penuh tekad menahan diri, Qing Shui mengeraskan jari-jari kakinya saat dia menahan diri. Menggosok hidungnya saat dia bertanya, “Maaf, Anda?”

“Wow, apakah Anda memiliki memori ikan mas? Bahkan belum ada satu jam sejak kita terakhir kali bertemu.” Gadis itu tertawa ringan.

“ini benar-benar ANda?” Bagaimana mungkin ada perubahan drastis setelah dia mandi. Qing Shui sejenak tidak bisa menghubungkan wajah saat ini yang ia lihat ke wajah yang sudah matang dari sebelumnya.

Qing Shui menatap tanpa ekspresi pada gadis di depannya. Apakah mereka benar-benar orang yang sama? Meski suara mereka serupa, aura yang dipancarkan, begitu juga sosok dan kepribadiannya tampak berbeda. Gadis yang berada di depannya memiliki keanggunan 30% lebih banyak, tapi dia sama sekali tidak memiliki aura genit sebelumnya.

“Aku tidak percaya padamu.”

“Elder sister, aku telah kalah. Aku tidak ingn bermain lagi.” Gadis sebelumnya, melangkah keluar dari suatu tempat sambil berbicara.

“Apa-apaan ini?” Qing Shui sangat bingung sekarang, mungkinkah dia tidak sadar berpartisipasi sebagai subyek taruhan?

Ekspresi wajah Qing Shui menjadi semakin tak sedap dipandang saat ia melihat sepasang saudara perempuan cantik ini. Aku ada di sini untuk bermain-main dengan wanita, beraninya Anda tidak menghargai pelanggan dengan cara ini.”

Kedua kakak perempuan itu menatap bodoh pada Qing Shui. Baru sekarang mereka menyadari bahwa mereka telah melupakan Qing Shui.






Prev Chapter | Next Chapter