AST Volume 1 Bagian 71

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 71 – Teknik Kuno: Api Yin-Yang

Qing Shui saat ini, tenggelam dalam gelombang kebahagiaan. Selain membuka metode alkimia dan resep di benaknya, masih banyak informasi lain yang tidak terkunci lagi dan terbuka.

<< Teknik Kuno: Api Yin-Yang >>!

Langit dan Bumi bisa dikategorikan sebagai Yin dan Yang. Langit adalah Yang sementara Bumi adalah Yin. Tidak hanya itu, setiap makhluk hidup di bumi bisa diklasifikasikan sebagai Yin atau Yang. Api Yin-Yang mampu membakar apapun di dunia ini sambil menggabungkan kekuatan dan kelembutan bersamaan, dan merupakan salah satu jenis api paling Utama yang pernah ada. Ini bisa digunakan untuk ramuan pil, untuk menempa senjata, untuk pembuatan dan penempaan, perbaikan dan berbagai lainnya …….

“Hahaha, langit benar-benar baik padaku. Apa pun yang aku butuhkan, aku akan mendapatkannya!” Qing Shui tertawa terbahak-bahak di lautan kesadarannya.

Isi dan metode untuk berlatih Teknik Kuno: Api Yin-Yang, juga tercatat. Qing Shui tersenyum, karena Api Yin-Yang membutuhkan Qi dari Teknik Penguatan Kuno untuk mengaktifkannya.

Hehehe, Teknik Penguatan Kuno-ku masih yang terbaik!!

Namun, anehnya, rasanya dia bisa mempelajari semua yang dia inginkan, dan dengan kecepatan yang menakutkan. Tanpa sadar, saat Qing Shui sedang membaca metode kultivasi Api Yin-Yang Kuno, tubuhnya secara otomatis menyebarkan Qi dari Teknik Penguatan Kuno ke arah yang didikte pada metode. Yang mengejutkan, kemajuannya bisa dibandingkan dengan kuda yang berderap di hamparan luas daratan, tanpa ada halangan.

<< Teknik Kuno: Api Yin-Yang >> tidak dapat diukur dalam tingkatan atau peringkat. Kekuatannya dihasilkan dari Qi Teknik Penguatan Kuno, sehingga intensitas nyala api bergantung pada tingkat kultivasi seseorang dalam Teknik Penguatan Kuno.

“Ai, mengapa begitu mudah kultivasi teknik ini?” Qing Shui merasa tangannya perlahan memancarkan gelombang panas yang terik.

Ini adalah indikasi bahwa seseorang berhasil berhasil berlatih Teknik Kuno Api Yin-Yang!

Jika Qing Shui tahu bahwa dia berada di tengah pencerahan, maka dia mungkin tidak akan menganggapnya aneh.

Qing Shui memusatkan perhatiannya untuk memahami Teknik Kuno Api Yin-Yang. Misalnya, selama pengaktifan teknik, gerakan apa untuk mengalirkan Qi-nya, dan belajar bagaimana mengendalikan intensitas nyala api yang dilepaskan.

Seiring waktu berlalu, suhu panas yang terik di tangannya serta suhu tubuhnya, semakin tinggi dan tinggi. Anehnya, dia sama sekali tidak merasa tidak nyaman sedikitpun. Jika bukan karena Teknik Penguatan Kuno yang telah memengaruhi tubuh dan organ dalam tubuhnya ke keadaan seperti itu, kemungkinan besar dia akan terbakar menjadi bara api. Ini mungkin alasan mengapa hanya mereka yang telah menempa tubuh mereka melalui Teknik Penguatan Kuno atau teknik kultivasi lainnya, akan dapat melatih teknik kuno Api Yin-Yang ini.

Seiring suhu yang perlahan naik, peredaran Teknik Penguatan Kuno-nya semakin lambat, namun daya yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu, semakin meningkat juga. Seolah-olah Qi dari Teknik Penguatan Kuno sedang menjalani semacam kompresi!



Secara bertahap, kira-kira sekitar 15 menit berlalu. Namun dalam 15 menit ini, rasanya seperti keabadian. Wajah Qing Shui, bergantian di antara warna merah menyala dan biru muda. Suhu kedua tangannya dan tubuhnya mulai naik ke keadaan seperti itu dimana dia hanya bisa merasakan mati rasa, karena mereka bergantian di antara panas terik dan dingin. Ketika akhirnya, “Peng!” Sebuah bara api, setinggi satu inci, telah terwujud seperti ledakan kembang api di permukaan telapak tangannya.

“Jadi, ini Api Yin-Yang?” Qing Shui menatap bara berwarna abu-abu di telapak tangannya. Anehnya, tidak ada rasa panas. bara itu memancarkan rasa dingin yang membeku, sementara Qing Shui berdiri di sana dengan dungu.

Bumi dan Langit, bisa diklasifikasikan sebagai Yin dan Yang, demikian pula siang dan malam. Hitam untuk malam, dan putih untuk siang, es dan api bercampur seperti satu, jadi ini Yin Yang!

Bara itu hanya memiliki ukuran satu inci, tapi Qing Shui dengan jelas bisa merasakan intensitas kekuatan tirani yang terkandung di dalamnya.

Inilah Api Yin-Yang yang memiliki kekuatan untuk membakar semuanya!

Saat Qing Shui sedang merenungkan api Yin-Yang yang menyala di tangannya, dia terus mempelajari metode kultivasi-nya.

“Apa? Memisahkan Api Yin-Yang?” Qing Shui menatap metode itu, terguncang.

Metode kultivasi untuk teknik lain yang sejenis, biasanya pertama-tama memisahkan komponen Api Yang dan Api Yin, berkultivasi satu per satu sampai tingkat tertentu, sebelum menggabungkannya. Namun, teknik Api Yin-Yang kuno ini justru sebaliknya. Seseorang harus mewujudkan persatuan Yin dan Yang bersama-sama, dan kemudian memisahkannya menjadi Api Yang dan Api Yin!

Adapun mengenai mengapa dibutuhkan untuk memisahkan nyala api menjadi dua komponen karena semua bahan, juga memiliki sifat Yin atau Yang. Bahan Yin secara alami membutuhkan api tipe Yin untuk disempurnakan, sambil menggunakan Api-Yang untuk memberikan dukungan minimal untuk keperluan simulasi. Sementara untuk bahan Yang, seseorang harus menggunakan energi api tirani dari api tipe Yang untuk memperbaiki esensi di dalamnya.

Banyak bahan yang membutuhkan Api-Yang di awal, diikuti oleh Api-Yin sdiakhiri dengan Api-Yang lagi. Tentu, ada juga pengecualian. Namun, untuk berhasil memurnikan bahan spiritual langka tertentu, orang akan membutuhkan nyala api yang memiliki sifat Yin dan Yang.

Bara api abu-abu sebelumnya sudah lenyap, dan dengan demikian, ia mengaktifkan kembali Qi Teknik Penguatan Kuno saat ia mencoba memisahkan komponen Yin-Yang..Akhirnya, tangan kiri Qing Shui membentuk Api-Yang sementara tangan kanannya mewujudkan Api-Yin.

Latihan membuat kesempurnaan!

Seiring berjalannya waktu, latihannya itu terasa seperti mengendarai kereta melintasi rute yang familier, sebanding dengan jalan-jalan di taman. Secara bertahap, sisi kiri tubuh Qing Shui mulai memanas sementara sisi kanan tubuhnya dingin dingin sampai bila disentuh. Yin Yang, Yang Yin, sepertinya dia akan berhasil. Sifat tubuhnya saat ini, kiri – Yang dan kanan – Yin.

Jika dia bahkan tidak bisa menguasainya dalam keadaan pencerahan, berarti itu berarti mungkin teknik itu cacat. Namun Qing Shui tidak menyadari fakta bahwa saat ini dia sebenarnya, sedang dalam keadaan pencerahan tersebut! Yang dia tahu hanyalah bahwa dia merasa ada dewa yang membantunya hari ini. Dari ketukan lembut tangan seorang gadis cantik, untuk membuka alkimia dan teknik nyala api kuno, rasanya dia tidak mungkin berbuat kesalahan!

Mungkinkah Wenren Wu-Shuang menjadi bintang keberuntungannya? Kecepatan belajarnya cepat kilat, terutama setelah dijitak. Sepertinya dia harus nongkrong lebih sering bersamanya di masa depan dan membiarkannya menjitak kepalanya lebih sering, siapa tahu, mungkin begitulah cara dia mencapai Xiantian.

Qing Shui dengan cepat menghentikan semua pikiran distraktif saat ia memusatkan perhatian pada penguasaan << Teknik Kuno: Api Yin-Yang >>!

Qing Shui menemukan bahwa saat dia mengaktifkan Teknik Penguatan Kunonya, tubuhnya tidak lagi merasa tidak nyaman bergantian antara panas vulkanik dan dingin membeku. Saat pertama kali mengalami perasaan ini, ia merasa sangat aneh, tapi sekarang ia hanya merasakan kegembiraan.

Untuk memisahkan nyala api Yin-Yang menjadi dua komponennya, dia harus membagi perhatiannya, dan melakukan dua hal sekaligus sambil mempertahankan keadaan pikiran yang tenang. Berapa banyak orang yang bisa benar-benar bisa melakukan itu? Berfokus pada dua hal yang sangat berbahaya pada saat tertentu, sambil tetap berada dalam keadaan tenang.

Qing Shui bisa dikatakan telah memiliki keberuntungan nasib kali ini. Jika bukan karena keadaan pencerahan yang sedang dia hadapi, biarpun dia menghabiskan 20 tahun, tidak mungkin dia bisa begitu cepat memahami esensi teknik itu.

Peng, Peng!

Di permukaan kedua telapak Qing Shui, sekali lagi, bara terwujud seukuran kira-kira satu inci.

Nyala Api-Yang di tangan kirinya berwarna putih, sebuah bara berwarna putih salju. Nyala api di tangan kanannya hitam, sebuah bara berwarna hitam-tinta!

Aneh, mengejutkan!

Qing Shui melihat dua jenis api nyala api yang berlawanan pada tangannya.

Salah satunya memancarkan aura yang panas membara, sementara yang lainnya mengeluarkan aura yang sangat dingin membeku. Legenda menyatakan bahwa nyala api putih itu mampu menghaluskan jiwa manusia, sementara nyala api hitam yang dingin menusuk tulang, mampu melukai roh dan jiwa seseorang. Namun, energi yang terkandung di dalamnya, meski tirani, tidak mencukupi baginya untuk mulai memperbaiki berbagai bahan spiritual. Toh, Qi Teknik Penguatan Kuno-nya, hanya ada di lapisan ke-3.

Setelah semakin terbiasa dengan teknik ini dengan berlatih beberapa kali lagi, Qing Shui berhenti saat dia mulai memeriksa informasi lain yang tidak terkunci.

Hehehe, satu hal lagi yang bagus.






Prev Chapter | Next Chapter