TGR Bagian 42

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 42 – intersepsi

Karena Liu Mubai dan Mu Chen, evaluasi hasilnya menjadi menarik. The Soul Essences yang mereka keluarkan terlalu kuat bagi banyak siswa.

Terlebih lagi … Entah itu dua Soul Essence milik Liu Mubai atau lima Soul Essence milik Mu Chen, itu sangatlah tidak mungkin. Selanjutnya, yang terakhir bahkan tidak mencoba untuk peduli saat dia membuat alasan. Dia pada dasarnya mengatakan kepada semua orang bahwa dia menipu …

Namun, banyak orang tahu bahwa Mu Chen sengaja melakukan ini terhadap Liu Mubai. Ini karena tidak jelas bagaimana Liu Mubai memperoleh dua Soul Essences miliknya.

Anggota staf pencatatan juga berhenti dan menatap tak berdaya kejadian. Kemudian, dia menoleh untuk melihat Guru Mo dan Guru Xi.

“Kalian berdua, berhenti main-main sekarang.”

Guru Mo tak berdaya menggelengkan kepalanya. Lalu, dia berubah tegas. Dia melambaikan tangannya dan berkata: “Letakkan item Anda, pelatihan ini adalah untuk mengasah kemampuan tarung kalian yang sesungguhnya. Bukanlah dilakukan sehingga kalian bisa pamer. Kalian berdua seharusnya mengerti!”

Mu Chen tersenyum lepas. Dia tidak pernah menduga bahwa lima Soul Essences miliknya akan mendapatkan tempat pertama. Apalagi, Soul Essences tersebut bukanlah hasil buruannya. Dia menemukan mereka di dalam Gelang Mustard Seed Xue Tu …

Dia hanya melakukan ini karena dia tidak menyukai sikap Liu Mubai yang menentangnya dan ingin memberinya pelajaran.

Wajah Liu Mubai agak pucat. Jelas dari kata-kata Guru Mo bahwa dia tidak percaya bahwa Liu Mubai telah memburu Soul Essence sendiri secara pribadi. Meskipun itu benar … Dia masih bermain-main oleh Mu Chen.

“Hasilnya kali ini, tim Mu Chen dan Liu Mubai keduanya meraih tingkat pertama.”

Mendengar penilaian Guru Mo, kamp tersebut langsung menjadi semarak. Jelas bahwa Guru Mo dan yang lainnya tidak mau memikirkan masalah ini. Bagi pemenang pertama, tiga penghargaan teratas sama. Karena itu, mereka terlalu malas untuk meributkannya.  1

Tapi ini membuat jelas bahwa Guru Mo tidak percaya bahwa Soul Essences yang mereka keluarkan adalah hasil buruan Liu Mubai atau Mu Chen secara pribadi.

Beberapa siswa melirik satu sama lain. Mereka merenung sejenak dan memutuskan untuk menilai siapa yang sebenarnya nomor satu itu. Setelah mengecualikan Essence Soul yang tidak dapat dipercaya, terbukti bahwa Conflagration Ape King memiliki nilai yang paling berharga. Tidak hanya Mo Ling yang mengatakan bahwa Mu Chen telah memancing Conflagration Ape King, tapi bahkan Guru Mo mengatakan bahwa dia sendiri juga menyaksikannya. Oleh karena itu, Conflagration Ape King’s Soul Essence pastilah terkait dengan Mu Chen.



Dan Mu Chen, yang memegang Soul Essence ini, secara alami mengalahkan Liu Mubai.

Ketika Liu Mubai mendengar kegemparan di sekitarnya, matanya menjadi muram. Dia tahu apa yang dipikirkan semua orang. Bukan saja dia ditekan oleh Mu Chen, dia bahkan dipermalukan.

Suasana hati Tang Qian’Er meningkat. Meskipun Mu Chen dan Liu Mubai seimbang saat ini, banyak siswa tahu siapa yang sebenarnya nomor satu itu.

Dengan demikian, evaluasi hasilnya pun berakhir.

Tim Mu Chen dan Liu Mubai seri sebagai nomor satu, tim Mo Ling berhasil mencapai nomor dua dan tempat ketiga dicapai oleh tim Chen Tong Cabang Barat.

Saat mereka melihat hasilnya, mereka yang gagal mendesah menyesal.

“Karena hasilnya sudah keluar, maka kami juga harus memberikan hadiahnya.”

Guru Mo tersenyum. Dia menjentikkan jarinya dan banyak cahaya melewati tangannya dan menuju Mu Chen dan yang lainnya. Dengan tenang mendarat di tangan mereka.

Mu Chen menatap tangannya saat cahaya itu memudar. Terlihat sebuah kotak letusan kecil dan indah. Dengan lembut dia membuka kotak itu dan melihat elixir kecil berwarna jaded-blue seukuran kuku terbaring di dalamnya. Fluktuasi energi spiritual yang kuat perlahan dipancarkan darinya.

Fluktuasi ini berkali-kali lebih kuat dari pada Jaded Essence Fruit. Bagaimanapun, eliksir  ini hanya bisa terbentuk setelah mengolah berbagai Obat Spiritual bersama-sama dan efek medisnya saling melengkapi satu sama lain. Oleh karena itu, secara alami lebih baik daripada Buah Esensial Jaded.

Kerumunan di sekitarnya menatap Accumulation Elixir di tangan Mu Chen dan lainnya dan terlihat iri. Dikatakan bahwa Eliksir Akumulasi bisa mempercepat waktu untuk mencapai Tahap Rotasi Spiritual.

“Oleh karena sesi latihan ini sudah berakhir, kita akan kembali ke Akademi Spiritual Utara. Selain itu, kita akan memiliki waktu liburan selama satu bulan. Kalian bisa memutuskan apakah kalian ingin pulang atau tinggal di akademi.” Guru Mo melambaikan tangannya dan tersenyum.

Ketika anak laki-laki dan perempuan mendengar bahwa akan ada satu bulan liburan, mereka langsung menjadi bersemangat. Mereka berada di Akademi Spiritual Utara begitu lama dan sedikit rindu rumah.

Di antara atmosfir gembira di kamp tersebut, para siswa mulai berkemas dan bersatu kembali dengan kekuatan utama. Mereka berangkat sesuai waktu dan kembali dengan santai ke Akademi Spiritual Utara.

Setelah kembali ke Akademi Spiritual Utara, Mu Chen akhirnya bisa rileks dan tenang. Akademi Spiritual Utara dianggap sebagai tempat yang sangat aman dalam Alam Spiritual Utara. Bahkan dengan kekuatan mereka, Wilayah Liu tidak berani menimbulkan masalah di Akademi Spiritual Utara.

Dia benar-benar beristirahat seharian tanpa perlu khawatir. Kemudian, dia mulai mempersiapkan perjalanannya kembali ke Wilayah Mu.

Tapi sebelum kembali ke Wilayah Mu, Mu Chen pergi menemui Su Ling. Pertama dia memberikan pria itu Buah Esensial Jaded dan meminta pria itu untuk membantunya melakukan satu hal.

Keesokan harinya, Mu Chen mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan Akademi Spiritual Utara. Dia langsung menuju Spiritual Array Norther Spiritual City Transfer untuk kembali ke Wilayah Mu.

Mu Chen berjalan menyusuri jalan yang familier di dalam kota. Sekumpulan orang-orang yang berjalan di sekitar mengungkapkan betapa ramai dan semaraknya kota ini. Dia tidak berencana untuk tinggal di sini lama. Dengan demikian, dia mengambil jalan pintas dan langsung melewatinya.

Tubuh Mu Chen berbelok di tikungan dan jalan menjadi agak sepi. Gerimis kecil mulai dengan lembut jatuh dari langit.

Mu Chen melesat ke dalam gerimis dan hujan dingin mendarat di wajahnya. Hal itu membuatnya sedikit menggigil dan kemudian tiba-tiba berhenti. Persepsinya tajamnya yang terasah di dalam Jalan Spiritual membuat kulitnya terasa dingin.

Tanpa sadar, jalanan telah menjadi sepi. Bahkan tidak ada suara pun yang terdengar.

Wajah Mu Chen perlahan menjadi serius. Dia mengangkat kepalanya dan menatap langit yang kabur. Dia bisa melihat beberapa cahaya seolah ada semacam fluktuasi halus di udara.

“Consciousness Mesmerizing Array …”

Mu Chen mengepalkan tangannya erat-erat. Mata hitamnya yang kelam menjadi sangat tajam. Segera setelah itu, dia mengangkat kepalanya dan menatap ke depan. Suara dingin diipancarkan darinya: “Anda benar-benar berani menggunakan Consciouness Mesmerizing Array melawan siswa Akademi Spiritual Utara di Kota Spiritual Utara.   Anda benar-benar punya nyali! ”

Namun, tidak ada satu tanggapan pun keluar dari sekitar jalan.

“Apakah Anda tikus? Sejak Kapan orang-orang teritori Liu mulai suka main sembunyi-sembunyi?” Mu Chen mengeluarkan seringai dingin. Dia tidak bisa memikirkan yang lain selain Wilayah Liu, yang akan menyerangnya sebelum sampai di Wilayah Mu.

“Apakah engkau Mu Chen?”

Suara samar akhirnya muncul dari depan. Mu Chen seketika mengangkat kepalanya dan melihat sosok dengan payung berangsur-angsur muncul dalam visinya.

“Serahkan barang itu padaku.”






Prev Chapter | Next Chapter