TGR Bagian 5

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 5 – The Great Thousand World

Matahari bersinar ke halaman yang penuh dedaunan. Sinarnya membentuk seberkas cahaya. Pada pancaran sinar itu, tampak banyak berkas cahaya kecil seakan menari-nari didalamnya, membuat seluruh halaman terlihat jelas..

Mu Chen duduk bersila di atas kursi batu. Satu tangannya di wajah; dan yang satunya memegang naskah hitam. Pada akhirnya, ia memilih “The Great Pagoda Art”. Hal itu juga menunjukkan komitmen yang dia buat pada ayahnya.

Namun, bahkan Mu Feng pun tidak tahu apa tingkatan “Great Pagoda Art” ini. Secara samar dia merasa Spiritual Art ini sangat hebat. Adapun alasan dia mengatakan Spirtual Art itu sangat hebat, adalah karena ibumu orang yang sangat hebat, sangat kuat …

Ibu sangat, sangat kuat?

Mu Chen mengedipkan matanya. Mu Feng mampu mengangkat seluruh keluarga dan menciptakan Teritori Mu di Northern Spiritual Realm. Sebenarnya, dia bisa dianggap cukup menakjubkan. Tapi jika bahkan dia mengatakan bahwa ibu sangat kuat, lalu seberapa kuatkah ibu?

“Jika ibu itu hebat, mengapa dia menyukai ayah?” Mu Chen menyeringai. Sepertinya ayah pernah mengalami peristiwa yang indah dengan ibu saat masih muda. Pasti akan menjadi cerita yang bagus.

Mu Chen mengatur perasaan kacau di dalam hatinya. Lalu dia menatap naskah hitam itu di tangannya. Dia harus melawan Liu Yang sepuluh hari lagi. Dia juga di Tingkat Awal Spiritual Movement dan memiliki Human Spiritual Pulse. Meskipun ia telah bertemu monster dengan Spiritual Pulse yang jauh lebih kuat di Spiritual Road, namun Spiritual Road sedikit aneh.

Yang disebut sebagai Spiritual Road, sebenarnya adalah ‘panggung yang sangat besar’ untuk sebuah trial(tantangan/test). Pencipta Spiritual Road adalah “Five Great Academies”. Setiap tiga tahun sekali, Spiritual akan dimulai. Seleksi masuk untuk mengikuti Spiritual Road juga cukup aneh. Seleksinya tidak dilakukan oleh manusia, tapi dilakukan oleh sebuah Divine Artifact yang dikenal sebagai “Mirror of Judgement(Cermin Penilaian/Penghakiman)“. Cara seleksinya cukup aneh, tapi orang-orang yang dipilih oleh Divine Artifact ini kebanyakan adalah orang-orang dengan talenta yang sangat baik. Secara umum, mereka pasti bisa masuk dan berlatih di “Five Great Academy” begitu mereka berhasil melewati Trial Spiritual Road.

The Spiritual World dibentuk dan dilakukan di sebuah alam. Di alam yang aneh ini, tidak seorangpun yang bisa menggunakan energi apapun. Dengan kata lain, baik Spiritual Aura atau Dou Qi dan Yuan Li dari Lower Planes(dunia/alam yang kelasnya lebih rendah dari The Great Thousand World), tidak ada yang bisa menggunakannya di dalam Spiritual Road.

Orang yang terpilih akan menghadapi banyak pengalaman hidup dan mati saat mereka memasuki Spiritual Road. Tanpa dapat menggunakan Energi Spiritual, mereka hanya bisa menggunakan kekuatan fisik dan ketangkasan dan juga pengetahuan mereka sendiri untuk mengatasi berbagai bahaya. Metode seperti ini, yang mampu membuat mereka terpojokdan terdesak, adalah cara terbaik untuk menempa tekad mereka.

Saat memasuki Spiritual Road, orang yang terpilih akan diberitahu bahwa jika mereka menginginkan lebih banyak kekuatan, maka mereka harus memiliki tekad yang tak tergoyahkan. Hanya dengan mengendalikan tekad ini, maka mereka bisa menjadi seseorang yang benar-benar kuat.

Dalam sepuluh juta tahun, 70-80% dari Tokoh-tokoh terkuat yang keluar dari “Five Great Academies” pernah berpartisipasi dalam Spiritual Road Trial. Dengan demikian, dapat dilihat betapa pentingnya Spiritual Road Trial ini. Hal ini jugalah yang membuat banyak jenius ingin turut berpartisipasi di dalam Spiritual Road Trial.

“Five Great Academies…”

Mu Chen mengepalkan tinjunya erat-erat. Dia harus bisa masuk Five Great Academies. Bukan hanya karena telah berjanji padanya(pada seorang gadis yang belum diketahui), tapi dia nantinya dia juga akan mendapatkan kualifikasi untuk tampil di dunia luar jika dia keluar dari “Five Great Academies”.

Mengenai dunia luar, Mu Chen tidak terlalu paham. Namun, sesekali dia hanya mendengar dari ayahnya Mu Feng. The Great Thousand World tempat dia berada saat ini, adalah tempat yang sangat luas dan tak berujung. Banyak klan tinggal disini. Northern Spiritual Realm bagaikan setitik pasir kecil di dalam lautan. Bukanlah tempat yang penting. Apalagi, Great Thousand Worlds terjalin dan terhubung dengan banyak dunia. Namun, dunia lainnya itu hanya bisa disebut Lower Planes. Ini karena The Great Thousand World nampaknya berada pada tingkatan yang lebih tinggi daripada dunia-dunia lain tersebut. The Great Thousand Worlds adalah pusat dari banyak dunia/alam.

Namun, orang-orang yang mampu datang dari sebuah Lower Plane ke Great Thousand Worlds semuanya memiliki bakat luar biasa. Mereka pastilah individu terkuat di dunia mereka. Jika tidak, mereka tidak akan bisa menerobos belenggu dunia.

Mu Chen pernah mendengar percakapan tentang orang-orang hebat yang berasal dari Lower Plane pada sebuah pertemuan para tokoh di Akademi Northern Spiritual. Ada dua yang paling terkenal. Mu Chen tidak mendengar nama mereka, tapi dia bisa mendengar gelar mereka.

Flame Emperor(Kaisar Api).

Martial Ancestor(Leluhur/Datuk Beladiri)

Keduanya gelar yang mendominasi. Mereka berasal dari Lower Plane, namun menurut spekulasi Mu Chen, mereka mungkin dianggap sebagai Penguasa Sejati di dalam Great Thousand World. Sang Martial Ancestor itu pernah menyebabkan keributan besar di Great Thousand World. Dikisahkan bahwa dia menyerbu dan menyerang seorang diri sebuah Klan besar yang cukup kuat, Ice Spirit. Ice Spirit Clan tidak bisa menghentikannya, yang memiliki Lightning Staff. Pertarungan itu sungguh menggemparkan. Saat hal itu diketahui, seluruh the Grat Thousand World terkejut. Dan dikisahkan bahwa dia melakukan semua ini untuk menyelamatkan orang yang dicintainya.

Sebaliknya, Flame Emperor senantiasa tetap low profile. Namun, dikabarkan bahwa dia telah pergi ke Fire Spirit Clan dan Fire Spirit Clan bahkan meminta Old Ancestor mereka, yang telah hidup bertahun-tahun lamanya, untuk bertindak. Namun, dia tidak bisa mengatasi Flame Emperor dan hanya dapat membiarkan Flame Emperor pergi. Hal ini mengejutkan semua orang dari Fire Spirit Clan.

Kehebatan tokoh-tokoh yang datang dari Lower Plane masih tetap menakjubkan seperti sebelumnya bahkan setelah mereka datang ke the Great Thousand World.

Dunia luar benar-benar dipenuhi hal-hal yang menarik, membuatnya sangat bergairah.

Namun, Mu Chen juga mengerti bahwa dia belum mencapai level itu. Namun, dia benar-benar percaya bahwa dia akan bisa mencapainya jika punya cukup waktu.

Mu Chen menatap naskah hitam di depan tangannya. Senyuman muncul di wajah polosnya. Kemudian, semuanya bermula dari sini …

Mu Chen meletakkan kedua tangannya dan perlahan memejamkan mata. Skrip hitam di telapak tangannya mengeluarkan sinar hangat.

Pandangannya dipenuhi kegelapan. Mu Chen mengarahkan pikirannya dan menggerakkan Aura Spiritual di dalam tubuhnya untuk mengalir melalui meridian di lengannya dan akhirnya masuk ke dalam naskah di tangannya.

Bzzzzt.

Segera setelah Aura Spiritual dialirkan, naskah itu mengeluarkan suara mendengung yang halus. Kemudian kegelapan bagaikan dirobek dan sesuatu tampak memasuki tubuh Mu Chen melalui telapak tangannya.

“Gunakan tubuhmu sebagai Pagoda untuk mengetahui the Road of a Spirit …”

Suara mantra yang misterius dan aneh itu bagaikan sebuah suara lonceng kuno. Suara tersebut pelan-pelan bergema di benak Mu Chen. Kemudian, dia dengan cepat menetapkan pikirannya dan dengan mantap mengingat mantra ini.

(Kata Mantra diterjemahkan dari kata Chant, sepertinya kata mantra ini yang paling sesuai).

Suara mantra berangsur-angsur lenyap. Mantra tersebut berisikan terlalu banyak hal. Sebagian besar adalah hal-hal yang belum pernah diketahui oleh Mu Chen sebelumnya. Dengan cermat dia memutuskan mengesampingkannya untuk saat ini dan menerima bagian-bagian yang bisa dia pahami. Namun, nyanyian mantra itu begitu aneh sehingga otaknya masih kesakitan. Dia belum pernah melihat mantra yang begitu misterius dan rumit semacam itu.

Jelas bahwa Mu Chen memiliki talenta yang luar biasa. Jika tidak, dia tidak akan memenuhi syarat untuk mengikuti Spiritual Road. Dengan mantra misterius itu, dia mengerti rahasia di dalamnya. Tak lama kemudian, ia akhirnya mulai menggerakkan Spiritual Aura. Berdasarkan mantra tadi, rute peredaran di dalam meridian sangat aneh. Jika ditelusuri arahnya, maka dapat ditemukan bahwa jalur yang dilalui tampak seperti sebuah menara/pagoda aneh yang terbentuk di dalam tubuhnya.

Aura Spiritual mengikuti rute meridian yang aneh ini dan mulai bersikulasi. Sirkulasi pertama jelas menggunakan energi yang sangat besar. Namun, Mu Chen mampu melawan kelelahan dan berusaha mempertahankan dan menyelesaikan sirkulasi Aura Spiritual.

Rute meridian yang aneh ini sangat sulit untuk disirkulasikan. Bahkan walalupun Mu Chen mencoba sebisa mungkin mengontrolnya, dia selalu gagal berulang kali. Namun, ia tidak merasa kuatir karenanya dan berusaha tetap tenang.

Proses ini berlangsung sepanjang sore. Setelah berulang kali gagal, dengan sangat berhati-hati, akirnya sebagian kecil Aura Spiritual berhasil melewati meridian terakhir..

Ketika Aura Spiritual berhasil melewati jalur meridian terakhir, Aura Spiritual yang awalnya transparan mulai berubah. Warnanya berangsur-angsur menjadi sangat gelap.

Pada saat inilah Spiritual Aura benar-benar disebut Spiritual Aura. Dan meski Aura Spiritual yang gelap ini tampak tenang dan diam, Mu Chen dapat merasa samar-samar merasakan bahwa di balik ketenangannya ini ada kekuatan dahsyat tersembunyi.

Ternyata Aura Spiritual yang dihasilkan melalui Great Pagoda Art memiliki kualtas sangat tinggi dan tidak bisa dibandingkan dengan Spiritual Art biasa.

Spiritual Art yang diwariskan ibunya ini benar-benar menakjubkan! Ucap Meng Hao dalam hati sambil berkeringat..

Aura Spiritual yang gelap ini menempati Aurasea(tempat berkumpulnya aura di dalam tubuh) Mu Chen dengan tenangnya. Selama dia terus melatih Aura Spiritual ini, pasti nantinya akan menjadi lebih besar lagi.

Dan pada saat Spiritual Aura tersebut menempati aurasea-nya, tubuh Mu Chen berguncang keras. Tiba-tiba kepalanya terasa pusing. Dia merasakan ada sesuatu yang beresonansi dengannya di dalam tubuhnya. Rasanya sangat indah. Hal tersebut dimulai dari dalam hati Mu Chen, tapi segera lenyap.

“Ada apa sebenarnya?”

Mu Chen segera pulih. Dia merasa khawatir dan dengan cepat mulai menyelidiki keadaan di dalam tubuhnya. Namun, dia tidak menemukan hal yang aneh. Seolah-olah perasaan tadi hanyalah sebuah ilusi.

Namun, Mu Chen yakin bahwa itu bukan ilusi.

“Apakah itu karena Great Pagoda Art?”

Mu Chen berpikir cepat, lalu dia menatap Energi Spiritual yang gelap di dalam aurasea-nya. Dia merenungkannya sejenak, tapi dia tidak menemukan petunjuk yang terkait dengannya. Akhirnya dia menyerah. Great Pagoda Art ini secara khusus ditinggalkan ibunya. Meski belum pernah bertemu dengan ibunya, namun dia yakin akan satu hal. Bahwa Ibunya tidak akan meninggalkan sesuatu yang berbahaya baginya!

“Atau karena ini?”

Mu Chen tiba-tiba mengarahkan pikirannya. Dia hanya bisa melihat bahwa ada cahaya hitam yang melayang di atas Spiritual Aura yang gelap di dalam aurasea-nya.

Cahaya hitam itu berkelebat dan kemudian kembali ke bentuknya semula. Ternyata cahay hitam tersebut berbentuk selembar kertas hitam. Di atas kertas hitam tersebut, tidak ada tulisan, tapi dapat terlihat beberapa garis yang sangat kabur.

Kertas hitam itu perlahan melayang di dalam aurasea-nya dan membiarkan Spiritual Aura gelapnya menyelimutinya. Dalam kertas sederhana dan tanpa hiasan itu, sebuah misteri yang tidak dapat dijelaskan terungkap.

Mu Chen menatap kertas itu. Dia cukup bingung. Kertas itu adalah sesuatu yang dia dapatkan di Spiritual Road. Namun, dia tidak melihat efek apapun sejak mendapatkannya. Dia hanay bisa mengatakan bahwa kertas hitam misterius itu bukanlah sesuatu yang biasa. Hanya saja dia belum mampu untuk membuka rahasianya sekarang.

Apakah resonansi sebelumnya karena kertas itu?

Mu Chen berpikir sejenak, tapi dia menggelengkan kepalanya. Meskipun kertas hitam itu misterius, tapi jelas bahwa bukan itu penyebab keanehan sebelumnya …

Dia merenungkan dengan serius tentang hal itu tapi tanpa hasil. Mu Chen akhirnya mengesampingkannya. Dia menatap lagi Spiritual Aura gelap di dalam aurasea-nya. Sesuai mantra sebelumnya, Great Pagoda Art terbagi menjadi 3 level. Pertama adalah Foundation, kedua adalah Shape-Condensation dan yang ketiga adalah Towerform.

Namun, saat ini dia bahkan belum mencapai tingkat Foundation. Baru bisa dianggap hanya memasuki tahap awal. Jika dia ingin mencapai Tingkat Foundation, dia masih perlu berusaha lebih keras lagi.

Perlahan Mu Chen membuka matanya. Dia melihat keringat di tubuhnya dan menggelengkan kepalanya. The Great Pagoda Art ternyata sangat sulit untuk dilatih. Bahkan sudah sesulit ini di bagian awal. Dia benar-benar tidak tahu kapan dia bisa melatihnya ke Level Towerform dan betapa sulitnya hal itu.

“Aku jadi ingin tahu sampai berapa kali lipat Great Pagoda Art ini mampu memperkuat Spiritual Aura-ku?”

Hati Mu Chen sedikit gemetar. Dia penasaran dengan hal itu. Spiritual Art memiliki peran penting lainnya. Yaitu untuk memperkuat Energi Spiritual. Secara umum, sebuah Common Tier High Rank kategori Gong Fa Spiritual Art akan memperkuat Energi Spiritual hingga 5 tingkat. Spiritual Tier Low Rank Gong Fa akan mampu memperkuat Energi Spiritual sebanyak 10 tingkat. Semakin besar kemampuan memperkuatnya, semakin kuat Energi Spiritual saat dikeluarkan.

Cara ini juga bisa digunakan untuk menentukan tingkatan Spiritual Art.

Saat memikirkannya, rasa keingintahuan Mu Chen mulai meningkat. Dia memutar tangannya dan Aura Spiritual gelap muncul dari telapak tangannya. Lalu ia perlahan mennggenggam telapak tangannya dan matanya tampak membara.

Dia akan menguji seberapa hebatnya Great Pagoda Art ini!


Prev Chapter | Next Chapter