TGR Bagian 59

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 59 – Kedatangan

Buzz!

Suara dengung Devouring Spirit Bees yang unik bergema di dalam lembah. Itu membuat semua orang merasa ngeri. Apalagi karena ada 3 Spiritual Beast Rank Tinggi yang berjuang dalam pusaran arus hitam.

Karena resistansi dari 3 Spiritual Beasts yang tinggi, lantai lembah ditutupi oleh mayat-mayat Devouring Spirit Bees. Terlebih lagi, Devouring Spirit Bees tidak menunjukkan tanda-tanda sedikit pun untuk mundur dan mata merah mereka menatap dengan gemas pada 3 Spiritual Beast High Rank. Gelombang demi gelombang serangan terus menimpa mereka.

Pusaran hitam tampak terbentuk menjadi badai raksasa dan di mana pun badai itu berlalu, hanya tulang putih yang tersisa darimakhluk hidup manapun.

Dua kelompok pria yang tersembunyi di lembah menggigil saat mereka menatap pemandangan di depan mereka. Pada saat ini, tidak peduli pihak mana yang terlibat, mereka pasti akan benar-benar musnah.

Tubuh Mu Chen juga tersembunyi di celah di dalam tubuh gunung. Dia mengintip melalui celah dan menatap ke dalam lembah. The Spirit Bug Flute dan cairan hitam dengan keharuman aneh sudah kembali ke Gelang Mustard-nya. Dia tidak berani mengungkapkan semuanya. Jika hal itu malah menarik perhatian Devouring Spirit Bees, benar-benar tidak ada jalan keluar bagi mereka.



Badai hitam di dalam lembah itu berlangsung sekitar sepuluh menit. Fluktuasi Energi Spiritual yang dahsyat dan kuat secara berangsur-angsur melemah sampai akhirnya lenyap sama sekali.

Ketika 3 fluktuasi energi spiritual menghilang, semua orang tahu bahwa 3 hewan spiritual tingkat tinggi juga disapu habis oleh lebah Devouring Spirit. Hal ini membuat Mu Feng dan yang lainnya berdecak. Meskipun Lebah Devouring cukup lemah secara individu, mereka menjadi salah satu makhluk paling mematikan di dalam Rawa Black Eerie.

Setelah segerombolan besar Devouring Spirit Bees menyingkirkan 3 Spiritual Beast High Rank, ia mengelilingi lembah itu sekali sebelum dengan cepat menghilang dengan suara dengungannya.

Saat Lebah Devouring Spirit pergi, Mu Feng dan yang lainnya keluar dari celah dan menatap pusat lembah. Hanya tulang yang tersisa dari 3 Spiritual Beasts High Rank tersebuti. Jejak darah menempel pada tulang putih, membuatnya terlihat sangat dingin.

Pada saat ini, Mu Chen berjalan santai dan mengambil 3 Soul Esens dari spiritual beasts tersebut  dari dalam tengkorak mereka. Tanpa keraguan dia meletakkannya di dalam Gelang Mustard Seed-nya.

Ini adalah Soul Essence Hingh Rank Spiritual Beast’s. Nilainya jauh melampaui yang mereka dapatkan sebelumnya di Northern Spiritual Field. Tingkat Soul Essence ini bahkan akan membuat tokoh Spirit Stage bergerak.

Setelah mengumpulkan Soul Esens, Mu Chen tersenyum dan mengangkat kepalanya. Dia menatap tebing gunung dan berkata: “Apa skema lain yang kalian miliki? Kalian ingin terus memancing Hewan Spiritual Peringkat Tinggi? Aku tidak keberatan memikat Lebah Devouring Spirit lagi.”

Di tebing, orang-orang dari wilayah Liu memiliki ekspresi yang sangat buruk. Mata Liu Qingtian juga menyipit dan dia menatap matanya ke arah Mu Chen saat dia berkata dengan nada tak percaya: “Engkau yang memancing Lebah-lebah itu?”

“Kalian berpikir bahwa kalianah yang melakukannya?” Senyum Mu Chen berubah dingin dan berkata, “Aku pikir kalian harus buru-buru dan keluar dari Rawa Black Eerie. Jika tidak, kalian mungkin akan memiliki nasib yang sama seperti 3 spiritual beast tadi saat kawanan Devouring Spirit Bees muncul kembali.

Orang-orang Wilayah Liu jadi sedikit kacau. Liu Zong, Liu Ming dan ekspresi orang lain semuanya berubah. Mereka secara pribadi melihat betapa kuatnya kawanan lebah dari Devouring Spirit Bees. Jika mereka jatuh ke dalam kawanan, mereka pasti akan mati.

“Kau masih bocah dan belum berpengalaman, engkau masih terlalu ‘hijau’ jika ingin mengintimidasiku!” Liu Qingtian pulih dari keterkejutan dan berseru dingin sambil berkata: “Engkau mungkin telah memikat Lebah-lebah itu, tapi sudah jelas bahwa engkau tidak memiliki kemampuan untuk memanipulasinya. Kabut hitam yang engkau kirim sebelumnya mungkin adalah alasan mengapa segerombolan Lebah Devouring Spirit menyerang 3 Binatang Spiritual Tingkat Tinggi tadi, bukan? ”

Mu Chen tersenyum. Namun, dia terkejut melihat betapa tajamnya Liu Qingtian. Dia bisa melihat tindakannya sebelumnya dengan jelas.

“Mu Feng, kamu punya anak yang baik!”

Liu Qingtian menatap dingin ke arah Mu Feng. Mereka seharusnya bisa sangat melukai wilayah Mu hari ini, namun mereka dihentikan oleh seorang anak laki-laki. Hal ini membuat mereka merasakan api yang berkobar dalam hati mereka.

“Ohoho terima kasih atas pujiannya.” Mu Feng juga tertawa dan berkata: “Liu Qingtian, jadi skema lain apa yang kamu punya? Apakah engkau akan bertarung secara pribadi sekarang? Itu bagus, sudah lama aku mencoba mencari petunjuk darimu. Kenapa kita tidak bertarung disini? ”

Liu Qingtian tampak murung. Meskipun dia sangat marah, dia masih mengerti bahwa bukan waktunya bagi mereka untuk berperang melawan Wilayah Mu. Jika tidak, mereka akan menderita terlalu banyak kerusakan dan tidak akan bisa mendapatkan Nine Netherbird.

“Mari kita lihat berapa lama kau bisa bertahan!”

Suara Liu Qingtian terasa dingin saat dia berbicara. Lalu, dia tidak lagi mengatakan apapun dan melambaikan tangannya. Dia mengumpulkan orang-orang Wilayah Liu dan menuju ke kedalaman Black Eerie Swamp. Saat ini, mereka tidak mau membuang waktu untuk menghentikan Mu Feng dan yang lainnya. Ini karena mereka tahu bahwa semuanya akan sia-sia belaka.

“Ayo pergi, kita akan mengikuti mereka!”

Melihat ini, Mu Feng berseru. Tubuhnya melesat dan memimpin orang-orang Mu Territory saat mereka mengikuti Liu Qingtian. Setelah rencana Liu Territory gagal, mereka tidak dapat menyingkirkan oang-orang Mu Territory lagi.

Kedua kelompok pria itu dengan cepat memasuki Black Eerie Swamp satu demi satu. Kali ini, Liu Qingtian dan yang lainnya biasa saja. Mereka tidak lagi berani menimbulkan masalah lagi karena takut terlibat di dalamnya juga.

Sepanjang jalan, kedua kelompok pria tersebut dengan hati-hati menuju ke depan dan tidak berani mengganggu Binatang Spiritual lainnya. Kecepatan ini berlangsung sekitar setengah jam.

Setelah setengah jam sejak dua kelompok pria maju dengan waspada, warna hitam di lembah mulai mereda dan penglihatan mereka melebar.

“Swish!”

Tim Mu Feng melangkah keluar dari lembah dan muncul di atas lereng yang tinggi. Dia menatap ke depan dan ekspresinya menjadi serius.

Di depannya ada lembah yang luas. Tanah di tempat ini nampaknya terbakar oleh api, menyebabkannya menunjukkan warna hangus. Tentu saja, hal yang paling menakutinya adalah bukan ini, tapi tulang belulang putih yang ada di kedalaman lembah.

Dari ukurannya, tulang-tulang ini mungkin berasal dari Binatang Spiritual. Mereka mengasumsikan sebuah postur di mana mereka berlari menuju ke depan. Dari penampilan mereka, tampaknya ada sesuatu yang menarik mereka dan membuat mereka tidak dapat membebaskan diri mereka sendiri.

Mu Chen menatap tulang-tulang putih di tanah dan mengisap udara dingin. Apa yang terjadi di sini? Mengapa begitu banyak Binatang Spiritual mati …

Matanya sedikit terangkat dan menatap ke depan. Lalu, dia melihatnya. Di tengah cekungan, ada gunung vulkanik hitam besar. Zona gelap di puncak gunung sepertinya seperti mulut raksasa iblis dan akan melahap segalanya.

“Tempat ini…”

Mata Mu Chen menjadi serius. Adegan di depannya agak familiar. Dia merenungkan sejenak sebelum dia mengingatnya. Adegan ini persis sama dengan yang tertulis pada potongan tembaga!

Mu Chen memiringkan kepalanya dan saling melirik Mu Feng. Dia bisa tahu dari mata orang lain bahwa dia terkejut dan senang.

Jelas bahwa tempat ini adalah tempat Nine Netherbird berada!

Itu juga dimana tujuan mereka berada!






Prev Chapter | Next Chapter