TGR Bagian 66

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 66 – Perubahan dalam Tubuhnya

Kesadaran Mu Chen melayang tanpa tujuan dalam kegelapan. Bahkan tidak ada jejak cahaya di tempat ini. Dia bahkan tidak sadar akan waktu saat dia melayang-layang dalam keadaan koma.

Meskipun dia tidak tahu berapa lama dia melayang, sebuah fluktuasi aneh muncul dari dalam kegelapan . Api hitam aneh melonjak di tengah kegelapan saat benda itu berkondensasi.

Saati nyala api hitam terkondensasi sendiri, itu benar-benar berubah menjadi burung hitam raksasa, yang mengeluarkan lengkingan ke arah langit. Kemudian, tampaknya telah memperhatikan kesadaran Mu Chen yang melayang. Dengan teriakan tajam, burung itu berubah menjadi kelebatan api hitam dan menrjang pada kesadarannya sambil melotot ganas.

Ah!

Mu Chen mengeluarkan jeritan dari mulutnya dan tubuhnya duduk seperti refleks terkondisi. Keningnya dipenuhi keringat dingin sementara matanya bergetar.

“Little Mu terbangun ?!”

“Little Lord sudah bangun!”

Tepat pada saat Mu Chen bingung tentang kejadian tadi, suara gembira terdengar dari sekitarnya. Baru saat itulah dia mengangkat kepalanya dengan linglung dan menyadari bahwa dia berada di atas sebuah tandu. Zhou Ye, Duan Wei dan yang lainnya semua menatapnya dengan ekspresi bahagia di dekatnya.

“Apakah dia bangun?”

Suara Mu Feng yang akrab terdengar mengejutkan. Kemudian, dia buru-buru berjalan mendekat dan mendesah lega saat melihat Mu Chen selamat dan sehat.

“Ayah, ada apa ini?”

Mu Chen mengusap kepalanya dan bertanya.



“Engkau terpengaruh oleh dampak api yang disebabkan oleh penghancuran diri Nine Netherbird dan engkau telah koma sampai sekarang. Untungnya, ini sepertinya bukan masalah besar,” Mu Feng menjelaskan. Jika ada yang terjadi pada Mu Chen, dia benar-benar tidak tahu bagaimana dia akan menghadapinya.

Mu Chen tertegun saat mendengar ini. Dia samar-samar ingat bahwa nyala api hitam menrjang kearahnya sebelum dia pingsan.

“Bagaimana dengan Nine Netherbird? Apakah mati?” Mu Chen menggelengkan kepalanya saat dia bertanya.

“Ya.” Mu Feng mengangguk sedikit menyesal. Melalui penghancuran diri, tidak ada yang tertinggal dari Nine Netherbird. Mereka tidak mendapatkan hasil apapun kali ini. Namun, setidaknya Wilayah Liu juga kembali dengan tangan hampa. Dengan demikian, ini sudah bisa dianggap sukses untuk Wilayah Mu karena tujuan lain dari perjalanan ini adalah untuk menghentikan Wilayah Liu.

Mu Chen juga merasa sedikit merasa kasihan. Itu adalah eksistensi yang berada di peringkat 11 di Earth Ranking Myriad Beast Record. Itu bukan sesuatu yang bisa Anda temui dengan mudah. Dia benar-benar tidak tahu seberapa kuat seseorang jika mereka berhasil menelan Spiritual Beast Soul Essence-nya.

“Kita telah melewati Rawa dan saat ini kita kembali ke Wilayah Mu.” Zhou Ye tersenyum saat berbicara: “Itu semua berkat Little Mu pada perjalanan ke Rawa Black Eerie kali ini. Jika tidak, kita tidak akan bisa mengejar Wilayah Liu dan melihat pemandangan yang mengerikan itu. ”

“Ohoho, ya, sekarang ada penerus untuk Lord Territory. Selamat.” Duan Wei dan yang lainnya tersenyum saat berbicara. Little Mu benar-benar mengesankan mereka selama perjalanan ke Rawa Black Eerie.

Setelah mendengar kata-kata ini, Mu Feng tidak bisa tidak merasa bangga. Dia segera melambaikan tangannya dan berkata: “Semua orang harus meningkatkan tingkat kewaspadaan setelah kita kembali dari perjalanan ini. Karena Wilayah Liu kembali dengan tangan hampa, mereka pasti akan marah ke Wilayah Mu kita. Apalagi, dengan kepribadian mereka, mereka tidak akan membiarkan ini berjalan dengan mudah. ​​”

Semua orang sepakat saat mendengar ini dan kemudian mereka berakselerasi. Meski mereka sudah keluar dari Black Eerie Swamp, mereka tetap merasakan ngeri setelah melihat kejadian yang menggemparkan tadi. Mereka hanya ingin menjauh dari tempat itu sejauh mungkin.

Sementara Mu Chen duduk di atas tandu, dia mengusap kepalanya. Lalu, dia berbalik dan menatap Rawa Black Eerie di kejauhan. Dia tidak tahu mengapa, tapi dia punya perasaan aneh bahwa Nine Netherbird belum mati.

Dua hari kemudian, Mu Feng dan yang lainnya kembali ke Wilayah Mu. Kelompok mereka yang tampak penuh debu merasa lega saat mereka memikirkan kembali perjalanan berbahaya yang mereka jalani.Mereka akhirnya berhasil kembali hidup.

Mu Feng membubarkan semua orang dan membiarkan mereka beristirahat. Sedangkan untuk Mu Chen, dia tertatih-tatih beberapa saat dan kembali ke kamarnya. Dia langsung tidur siang. Ternyata dia benar-benar kelelahan karena beberapa hari terakhir ini.

Saat Mu Chen terbangun dari tidur nyenyak, hari sudah malam. Dia menatap kosong pada malam yang sepi itu sebelum meregangkan pinggangnya.

“Ini waktunya untuk berlatih.” Mu Chen tertawa dan duduk bersila. Dia memejamkan mata sedikit dan dengan cepat memasuki keadaan kultivasi. Udara sekitarnya bergetar di sekelilingnya dan jejak kecil Spiritual Aura dari dunia tertarik. Kemudian, akhirnya memasuki tubuh Mu Chen melalui pernapasan Mu Chen.

Dia mempertahankan keadaan kultivasi ini kira-kira satu jam. Lalu, tiba-tiba, dia membuka matanya. Di malam yang gelap itu, matanya yang hitam mengungkapkan kekaguman dan kegembiraan.

Ini karena dia menyadari bahwa Energi Spiritual di dalam aurasea-nya benar-benar mencapai keadaan yang terisi sepenuhnya. Ini menunjukkan bahwa ia sudah mencapai puncak tingkat AkhirTahap Spiritual Movement. Ini juga berarti bahwa dia dapat menerobos ke Tahap Rotasi Spiritual!

“Ternyata secepat ini.”

Mu Chen sangat senang. Dia awalnya berpikir bahwa itu akan memakan waktu setidaknya dua minggu lagi. Tidak pernah ia berharap bahwa perjalanan ke Rawa Black Eerie akan membawa banyak manfaat baginya.

Setelah beberapa saat, Mu Chen secara bertahap menekan kegembiraan di dalam hatinya dan mengepalkan telapak tangannya saat sebuah kotak kuno yang  indah muncul di tangannya. Di dalam kotak kuno tersebut terdapat ramuan berbentuk  bulat zamrud. Itu adalah Elixir AKumulasi yang ia terima sebagai hadiah selama Pelatihan Lapangan Spiritual Utara.

Elixir ini akan memberikan bantuan besar pada orang yang mencoba menerobos ke Tahap Rotasi Spiritual. Dia tidak pernah menggunakannya karena dia sedang menunggu saat terbaik untuk menggunakannya. Dan sekarang, sudah waktunya.

Mu Chen mengambil elixir seperti zamrud itu dan mengendus aroma samar yang dipancarkannya. Pikirannya segera tenang dan dia tidak lagi ragu saat memasukkan Elixir Akumulasi ke dalam mulutnya.

Nom.

Elixir Akumulasi segera larut dan berubah menjadi Energi Spiritual yang bergelora. Sepertinya memasuki tubuh Mu Chen seperti banjir.

Mu Chen cepat-cepat memejamkan mata saat ia mengsirkulasikan Teknik Great Pagoda Art. Dia dengan mantap menelan Energi Spiritual yang padat sedikit demi sedikit dan menuangkannya ke aurasea-nya.

Dengan masuknya Energi Spiritual dalam jumlah besar, banyak perubahan muncul dalam aurasea-nya. Kumpulan Energi Spiritual yang seperti nebula perlahan menyusut. Saat menyusut, Mu Chen bisa merasakan Energi Spiritual di dalam tubuhnya menjadi lebih murni dan lebih ganas.

Dibutuhkan banyak Energi Spiritual agar seseorang dapt menerobos ke Tahap Rotasi Spiritual. Beruntung, Mu Chen memiliki Elixir Akumulasi. Oleh karena itu, dia dapat menghindari beberapa masalah selama langkah ini. Dia menstabilkan pikirannya dan perlahan-lahan mencerna kekuatan medis elixir itu saat dia mengirimkan semuanya ke aurasea-nya.

Dalam aurasea-nya, sekumpulan Energi Spiritual yang awalnya telapak tangan telah berubah menjadi seukuran telur ayam. Namun, tepi gumpalan itu menjadi lebih bulat. Terlebih lagi, Energi Spiritual hitam telah menjadi semakin kacau.

Gumpalan Spiritual Energy masih mengompres dirinya sendiri sementara Mu Chen terus mengirim Energi Spiritual ke dalam aurasea-nya.

Proses ini berlangsung sekitar sepuluh menit sebelum kompresi akhirnya berhenti. Gmpalan Energi Spiritual seukuran telur-ayam telah menjadi seukuran telur merpati.

Mu Chen bisa merasakan perubahan yang terjadi di dalam aurasea-nya dan dengan tenang masuk ke dalam pikirannya. Dia melihat bahwa caaya hitam-gelap perlahan melayang di atas telur merpati.

Roda Cahaya Energi Spiritual itu berkali-kali lebih kecil dari gumapalan sebelumnya. Namun, terasa jauh lebih padat kandungan Energi Spiritual di dalamnya.

Itu berarti telah melampaui tingkat Akhir Tahap Gerakan Spiritual!

Mu Chen menatap roda cahaya Spiritual Energi kecil dan halus saat sukacita mengalir dari hatinya. Dia akhirnya berhasil menembus Tahap Gerakan Spiritual dan maju ke Tahap Rotasi Spiritual.

Dengan ini, dia telah memenuhi kondisi dasar yang diperlukan untuk “Lima Akademi Hebat”.

Meskipun ia tidak merasa terkejut bahwa ia mencapai langkah ini, perasaan menjadi lebih kuat sangat luar biasa. Mungkin orang-orang dari Jalan Spiritual telah menyelesaikan langkah terakhir dan mendapatkan kekuatan yang jauh melampaui kemampuannya, terus kenapa?

Aku, Mu Chen, tidak kalah dengan kalian di Jalan Spiritual. Dan aku bisa melakukan hal yang sama di Great Thousand World!

Mu Chen membentuk bibirnya dan rasa bangga dan ketekunan muncul di wajah tampan anak laki-laki itu.

Setelah ia berhasil mengondisikan roda spiritual, Mu Chen benar-benar rileks. Tapi saat dia hendak keluar dari keadaan ini, lengkingan akrab terdengar dari dalam pikirannya.

Li!

Suara ini tidak nyaring, tapi Mu Chen sepertinya diserang petir saat mendengarnya. Seluruh tubuhnya menegang saat suara mendesis terdengar di dalam pikirannya.

Boom!

Tepat ketika pikiran Mu Chen kehilangan kemampuan untuk berpikir saat mendengar teriakan ini, dia menemukan adanya fluktuasi yang mengerikan dari dalam tubuhnya. Kemudian, fluktuasi itu langsung menuju kei benaknya seolah-olah sedang mencoba melahap kesadarannya!

Sebuah Soul Essence yang menelan pemiliknya?

Situasi ini mengejutkan Mu Chen saat tubuhnya menggigil. Lalu, kengerian muncul di matanya.

 

Bagian 67 – Selembar Kertas Hitam Menyegel Spirit Bird

Peristiwa tiba-tiba ini benar-benar membuat pikiran Mu Chen memasuki keadaan kacau dan ngeri. Wajahnya pun berubah sangat pucat.

Soul Essence menelan pemiliknya?

Sialan, dia baru saja maju ke Tahap Rotasi Spiritual dan tidak memiliki kekuatan untuk bahkan menelan Soul Essence Spiritual Beast. Bagaimana hal seperti itu bisa muncul di dalam tubuhnya?

Pikiran Mu Chen benar-benar tertegun. Namun, dia masih cukup tenang sehingga dengan cepat dia pulih dari kepanikan. Bukan waktunya dia memikirkan mengapa ini terjadi, sebaliknya dia harus fokus untuk melindungi hidupnya!

Soul Essence yang menelan pemiliknya adalah sesuatu yang sangat umum. Beberapa Tokoh ahli di tahap Spirit Stage cukup ambisius dan ingin menelan Soul Essence Spirit Beast yang kuat. Namun, mereka tidak menyadari bahwa ini adalah tindakan yang sangat berbahaya. Untuk menelan Soul Essence Spiritual Beast, pertama-tama Anda harus menghapus kesadaran Binatang Spiritual tersebut. Mereka pasti mengalami perlawanan dari Binatang Spiritual saat mereka melakukan tindakan ini. Beberapa Hewan Spiritual yang ganas bahkan akan mengambil kesempatan untuk melakukan serangan balik dan mencoba menelan pemiliknya sebagai gantinya. Jika ini terjadi, hampir pasti pemiliknya akan mati.

Fluktuasi yang sangat dahsyat terjadi langsung di benak Mu Chen dan berusaha untuk menghapus kesadarannya. Ketika menghadapi serangan semacam ini dari dalam tubuhnya, Mu Chen tidak memiliki banyak cara untuk mengatasinya. Dia segera menarik napas dalam-dalam dan memanipulasi Energi Spiritual di dalam tubuhnya untuk mengedarkannya melalui meridiannya. Kemudian, dia berhasil membenturkan satu sama lain.

Dong!

Suara rendah dan sunyi bergema di dalam tubuh Mu Chen. Getaran ini menyebabkan tenggorokannya tiba-tiba terasa manis. Namun, tumbukan Energi Spiritual juga membentuk fluktuasi Energi Spiritual. Fluktuasi ini dengan cepat menyebar dan bertabrakan dengan fluktuasi yang mengerikan yang menimpa otak Mu Chen.

Karena kedua fluktuasi itu bertabrakan satu sama lain, Mu Chen kembali pusing dalam pikirannya. Namun, ia menggigit lidahnya kuat dan menggunakan rasa sakit untuk membuat dirinya tetap terjaga. Setelah itu, ia melihat nyala api hitam melonjak di dalam tubuhnya.

Api hitam melayang dan bayangan hitam yang elegan dengan sayap tampak di dalam api.

“Itu Nine Netherbird!”

Mu Chen melihat bayangan hitam yang meninggalkan kesan mendalam pada dirinya dan hatinya segera gemetar. Dia tidak akan pernah membayangkan bahwa Soul Essence Spiritual Beast yang masuk ke dalam tubuhnya adalah Nine Netherbird’s Soul Essence!

“Waktu kejadian itu!”

Mu Chen tiba-tiba teringat sesaat sebelum ia jatuh pingsan di Rawa Black Eerie. Api hitam yang melesat padanya memiliki sesuatu yang tersembunyi di dalamnya. Mungkinkah itu Soul Essence Nine Netherbird’s tersembunyi di dalamnya? Dan itu masuk ke dalam tubuhnya melalui itu?

“Sial!”

Mu Chen mengutuk dan tidak merasakan kegembiraan dari kenyataan bahwa Inti Jiwa Nine Netherbird ada di dalam tubuhnya. Dia hanya bisa merasakan detak jantung yang tidak teratur karena tidak mungkin dia menelannya dengan kekuatannya sekarang. Jika itu yang terjadi, hanya ada satu hasil: kesadarannya akan dihapus oleh Nine Netherbird. Apalagi, Nine Netherbird yang kejam dan licik bahkan bisa menggunakan metode khusus untuk mengisi tubuhnya agar terlahir kembali.

Mu Chen jelas tidak senang melihat pemandangan seperti itu.

“Li!”

Didalam nyala api hitam, Nine Netherbird sepertinya menyadari pandangan Mu Chen dan langsung mengeluarkan teriakan sengit. Api hitam berbalik dan menerjang masuk ke aurasea Mu Chen.

Burung Itu cerdas. Ia tahu bahwa Mu Chen tidak akan bisa menghentikannya begitu aurasea-nya hancur. Setelah menghancurkan Energi Spiritualnya, dia akan menjadi orang yang tidak berguna.

“Sungguh binatang yang ganas!”

Mu Chen terkejut dengan keganasan Nine Netherbird itu. Dia dengan marah mengutuk saat memobilisasi Energi Spiritualnya dan berusaha menghentikan Nine Netherbird.

Nine Netherbird dalam api hitam sepertinya memperhatikan Energi Spiritual yang melonjak. Pada tatapan tajamnya, terlihat kesan meremehkan melintas. Memangnya siapa dia? Sekalipun tidak memiliki tubuh, itu bukanlah sesuatu yang oleh seorang anak laki-laki, yang baru saja memasuki Tahap Rotasi Spiritual, dapat atasi.

Api hitam langsung berubah jauh lebih terang dan mengepakkan sayapnya. Lalu, api itu langsung menerjang pada Spiritual Energy yang bergolak. Namun, Mu Chen bisa mengatakan bahwa Energi Spiritual di dalam tubuhnya benar-benar menguap saat bertabrakan melawan api hitam.

Untuk Nine Netherbird, blokade semacam ini sama sekali tidak efektif untuk melawannya. Di satu sisi, dia adalah Binatang Spiritual super, yang namanya janast dan terkenal di dunia. Di sisi lain, dia itu adalah seorang anak laki-laki, yang hanya berada di Tahap Rotasi Spiritual. Mereka sama sekali tidak pada tingkat yang sama.

Mu Chen juga melihat kesenjangan antara keduanya. Namun, dia tidak menyerah karena ini. Sebagai gantinya, dia mengertakkan gigi dan sedikit kekejaman muncul di matanya. Jika Engkau ingin melumpuhkanku, maka aku juga tidak akan membiarkanmu begitu saja.

Mu Chen menggerakkan pikirannya dan roda cahaya Energi Spiritual yang baru terbentuk perlahan beredar. Energi Spiritual yang tersimpan di dalamnya benar-benar ditarik olehnya. Kemudian, melesat ke arah api hitam yang mendekati aurasea-nya tanpa ampun.

Chi Chi!

Api hitam terus maju dan kemanapun ia lewat, Energi Spiritual menguap. Bahkan saat Mu Chen melakukan segalanya untuk menghentikan api hitam mereka hanya tertunda sesaat. Jelas bahwa itu tidak bisa menghentikan Nine Netherbird.

Dalam sepuluh tarikan nafas, api hitam telah menembus semua hambatan Energi Spiritual yang telah ditempatkan Mu Chen. Di luar aurasea-nya, mata Nine Netherbird tampak muncul di atas api hitam saat ia menununjukkan ekspresi kebanggaan.

Swish!

Di bawah pandangan Mu Chen yang marah, api hitam itu bergerak dan memasuki aurasea-nya. Rasa sakit yang membakar langsung dipancarkan dan menyebabkan wajah Mu Chen terdistorsi.

Dia bisa melihat Nine Netherbird menuju roda cahaya Energi Spiritual yang baru terbentuk setelah memasuki aurasea-nya. Dia meraung dan berusaha menghancurkannya.

Roda cahaya Energi Spiritual mewujudkan semua Energi Spiritual yang telah dikondisikan oleh Mu Chen melalui hidupnya. Jika hancur, usaha Mu Chen dalam pelatihan akan langsung terbuang sia-sia.

Jelas bahwa taktik Mu Chen sama sekali tidak berdaya dalam menghadapi eksistensi semacam itu. Perbedaan ini bukanlah sesuatu yang bisa dibantu oleh taktik. Dengan demikian, dia hanya bisa dengan marah menatap Nine Netherbird melesat ke arah roda cahaya Spiritual Energy-nya.

“Aku akan melawanmu!”

Di saat-saat terakhir, Mu Chen berteriak dengan marah. Dia tidak peduli dan memaksa roda cahaya Spiritual Energy-nya untuk menghancurkan diri sendiri. Inilah satu-satunya hal yang masih bisa dilakukannya. Meski akan membayar harga yang mahal, tetap saja lebih baik daripada NineNetherbird yang menghapus kesadarannya!

Roda cahaya Energi Spiritual meledakkan cahaya. Energi Spiritual semacam ini tiba-tiba menjadi sangat ganas. Tapi pada saat Mu Chen akan bertarung mati-matian melawan Ninen Netherbird, sebuah suara seperti bel bergema di dalam aurasea-nya.

Di bawah suara aneh ini, roda energi Spiritual Mu Chen yang mengamuk yang akan meledak menjadi sedikit tenang.

Mu Chen melihat pemandangan ini dan menatap permukaan roda cahaya Energi Spiritual. Di lokasi itu, selembar kertas hitam tergeletak. Tampaknya suara itu keluar dari tempat itu.

“Ini”

Mu Chen ingin menangis, tapi air mata tidak mengalir keluar. Setelah ia memperoleh kertas hitam misterius yang tidak bisa dideteksinya, kertas itu tetap berada di tubuhnya. Tidak pernah menunjukkan efeknya, tapi siapa yang mengira bahwa kertas itu akan dapat menekan kemampuan terakhirnya yang bisa menghabisi Nine Netherbird di saat kritis ini.

Saat roda energi Spiritual tertekan, api hitam yang terbentuk oleh Nine Netherbird sudah dekat. Api hitam menyebabkan roda cahaya Energi Spiritual dalam aurasea-nya menunjukkan tanda-tanda menjadi terdistorsi.

“Ini sudah berakhir.”

Melihat kejadian ini, Mu Chen mendesah putus asa.

Dong!

Tepat ketika api hitam yang ganas akan menghancurkan roda cahaya Energi Spiritual, sebuah dinding cahaya hitam turun ke bawah.

Bang!

Api hitam yang sangat berbahaya terlempar ke belakang. Lalu, sedikit kejutan muncul di mata Nine Netherbird dalam api hitam.

Mu Chen juga tercengang saat melihat pemandangan itu. Dia buru-buru melihat halaman tipis kertas hitam itu. Ini karena lapisan tipis penghalang cahaya hitam turun dari situ.

“Buzz.”

Suara aneh yang terdengar seperti bahasa Sanskerta mulai keluar dari halaman kertas hitam. Kemudian, cahaya ungu gelap muncul di permukaan kertas hitam yang diam.

Swoosh.

Saat cahaya ini muncul, cahaya tersebut terbentuk menjadi dinding penghalang bercahaya ungu gelap dan menyelimuti api hitam yang terbentuk oleh Nine Netherbird di dalamnya.

Perkembangan tak terduga ini mengejutkan Nine Netherbird. Dengan tergesa-gesa diterjangnya cahaya dinding penghalang itu. Tapi yang mengejutkan Mu Chen adalah bahwa penghalang cahaya itu benar-benar tidak bergerak melawan terjangan Nine Netherbird.

Itu bukan akhir setelah penghalang cahaya terbentuk. Cahaya ungu mulai berkumpul di bawah Nine Netherbird dan secara bertahap diperluas ke luar. Itu benar-benar berubah menjadi bunga mandala ungu.

Ukiran berwarna emas gelap tampak jelas pada kelopak bunga mandala. Sedikit kengerian langsung muncul di mata Nine Netherbird saat melihat bunga mandala dan melengking ketakutan.

Bunga mandala ungu yang misterius itu seperti sebuah kandang dan itu mengikat api hitam yang terbentuk oleh Nine Netherbird. Kemudian, perlahan-lahan hanyut dan mendarat di atas kertas hitam tipis.

Sebuah kurungan bunga misterius benar-benar mengurung Nine Netherbird di dalamnya.

Setelah Nine Netherbird terkurung, amukan dalam aurasea Mu Chen sedikit demi sedikit mereda. Api hitam juga mulai memudar dan berubah menjadi bayi Nine Netherbird seukuran kepalan tangan.

Burung itu meronta dengan marah, tapi tidak bisa lepas dari bunga mandala ungu tua. Akhirnya, burung itu berhenti dan menutup matanya yang galak dan penuh kebencian karena bersiap untuk mengumpulkan kekuatan untuk sebuah kesempatan.

Mu Chen benar-benar tercengang saat menyaksikan pertempuran aneh ini di dalam aurasea-nya. Beberapa saat kemudian dia pulih dari keterkejutannya. Lalu, dia menatap kosong pada bunga mandala ungu tua di atas halaman kertas hitam.

Itu terselesaikan seperti ini?






Prev Chapter | Next Chapter