TGR Bagian 7

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 7 – Mu Yuan

Northen Spiritual City. Sebuah kota yang lahir karena Akademi Northen Spiritual. Kota ini pada dasarnya sama seperti Akademi Northen Spiritual yang mempertahankan netralitas mutlak dalam Northen Spiritual Realm. Lagipula, yang memegang kendali tempat ini adalah Akademi Northen Spiritual.

Inilah sebabnya mengapa tidak ada perselisihan dalam Northen Spiritual  Realm yang akan tersebar di sini. Hingga, Northern Spiritual City menjadi lokasi yang ramai. Selain beberapa kota lainnya di Teritori lainnya, kota ini dapat dianggap sebagai salah satu kota terbesar di dalam Northen Spiritual Realm.

Dikarenakan Northen Spiritual City lahir karena Akademi Northen Spiritual, tentulah kota ini bagaikan surga bagi siswa Akademi Northen Spiritual. Di kota ini, hanya sedikit individu berani menentang murid Akademi Northen Spiritual bahkan tanpa menyebutkan status Akademi Northen Spiritual. Bagaimanapun, banyak murid yang datang untuk berlatih di Akademi Northen Spiritual juga memiliki latar belakang masing-masing. Lagipula, putra dan putri dari berbagai penguasa teritori berada di antara para murid. Jadi, tidaklah bijak jika mereka mengganggu para murid tersebut.

Ketika Mu Chen keluar dari Transfer Spiritual Array, tampaklah pemandangan kota yang ramai. Dia mengusap kepalanya, yang sedikit pusing karena proses transfer, lalu melihat Transfer Spiritual Array di belakangnya.

Pengaturan Transfer Spiritual Array sangat merepotkan. Hanya ada segelintir kota besar yang memiliki kemampuan memilikinya. Jelas bahwa Northen Spiritual City  memiliki kemampuan itu mengingat kekuatan Akademi Northen Spiritual.

Mu Chen berjalan menjauh dari Transfer Spiritual Array dan melewati jalan yang ramai. Dia langsung pergi ke Akademi Northen Spiritual yang terletak di pusat kota.

Di kedua sisi jalan, ada banyak toko. Di antaranya, vendor penjual Spiritual Arts berteriak menawarkan dagangannya. Namun, Mu Chen tidak tertarik. Ayahnya adalah salah satu dari sembilan Penguasa Teritori di dalam Northen Spiritual Realm. Koleksinya tentu saja lebih dari layak. Sehingga, Spiritual Art dari tempat-tempat ini tentu saja tidak akan menarik perhatian Mu Chen.

Setelah berbelok di beberapa kali, Akademi Northen Spiritual yang megah telah terlihat. Banyak kelompok siswa Akademi Northen Spiritual terlihat di jalanan. Saat anak laki-laki dan perempuan berkumpul, suara tawa terdengar. Penuh dengan vitalitas anak muda.

Di sekitarnya, banyak orang menatap Mu Chen. Beberapa gadis cantik menatap penuh penasaran dan malu-malu ke arahnya. Di Akademi Northen Spiritual, Mu Chen bisa dianggap sebagai selebriti.

Tanpa menyebutkan hal lain, keikut sertaannya dalam Spiritual Road pastilah mengejutkan banyak orang. Bagaimanapun juga, dia satu-satunya orang yang bisa mendapatkan kesempatan itu.

Meskipun mereka tidak tahu mengapa Mu Chen dikeluarkan setelah stahun berada di Spiritual Road, tapi bagaimana mungkin seseorang dianggap biasa jika bisa mengikuti Spiritual Road?

Mu Chen tidak peduli dengan tatapan yang diarahkan kepadanya, dia bahkan membalas dengan senyumnya. Dia adalah seorang yang tampan. Senyuman lembut dan memukau dan memiliki mata sehitam langit malam. Meskipun umurnya kira-kira sama dengan siswa lainnya, dia memiliki sifat unik yang tidak dimiliki remaja lainnya.

Sifat unik inilah, ditambah dengan wajah yang menyenangkan, yang membuat pipi gadis-gadis itu memerah panas saat mereka menatapnya secara diam-diam.

Tiba-tiba, terdengar keributan di jalan bagian depan. Banyak siswa dengan cepat bubar dan beberapa figur dengan ekspresi tertekan berlarian. Mereka melihat dengan cemas lingkungan sekitarnya dan tampak kaget.

“Brother Mu!” Beberapa teriakan mengejutkan keluar mulut mereka.

“Luo Dong, apa yang kalian lakukan?” Mu Chen melihat beberapa orang yang tidak asing lagi dan tampak sedikit bingung. Mereka berada di kelas kultivasi yang sama dengannya dan hubungan mereka cukup baik.

“Brother Mu, cepatlah bantu Su Ling. Dia dipukul oleh Mu Yuan!” Anak laki-laki bernama Luo Dong dengan cepat menjawab.

“Mu Yuan?”

Para siswa di sekitarnya kaget saat mendengar nama itu. Si peringkay 2 di Northern Spiritual Academy Earth Class, Mu Yuan? Dia adalah orang yang agresif yang hanya sedikit lebih lemah dari Liu Yang. Mengapa Su Ling berani memprovokasi dia?

“Apa yang terjadi?” Mu Chen mengerutkan kening. Su Ling bisa dianggap sebagai sahabatnya di Akademi Northen Spiritual.

“Beberapa waktu lalu, Mu Yuan datang berbicara tak keruan. Dia mengatakan bahwa Brother Mu pasti akan kalah besok. Su Ling tidak terima dan membalasnya. Lalu, dia dipukul oleh Mu Yuan. Cabang Barat benar-benar arogan … ” kata Luo Dong kesal.

Mu Chen tampak muram. Hal ini membuat Luo Dong, yang berada disampingnya, terkejut. Dia cukup akrab dengan Mu Chen dan tentu saja tahu bahwa begitu Mu Chen seperti ini, dia pasti sedang marah.

“Bawa aku ke sana,” kata Mu Chen.

“Ah” Luo Dong dan yang lainnya tertegun. Mereka dengan cepat berkata: “Brother Mu, lebih baik kita menemui Guru dulu. Ada banyak orang di samping Mu Yuan. Ada Xue Dong, yang kamu kalahkan sebelumnya, dan ada Xiao Kun yang berada di peringkat 6 di Earth Class juga … ”

“Tidak masalah. Ayo tunjukkan jalannya.” Mu Chen tersenyum dan dengan lembut menepuk pundak Luo Dong.

Melihat senyum Mu Chen, Luo Dong dan yang lainnya saling pandang. Lalu memreka memantapkan hati dan mengangguk. Paling soal, mereka hanya akan dipukul, tapi bagaimana mereka bisa membiarkan orang-orang dari Cabang Barat berpikir bahwa orang-orang Cabang Timur lemah?

Mereka menuju lokasi sambil berjalan mengelilingi Mu Chen. Hanya beberapa murid tertinggal dan tertegun. Namun, mereka segera pulih dan menatap ke arah Mu Chen dengan gairah yang berapi-api. Mereka dengan cepat berlari mengikuti.

Menilai dari penampilan Mu Chen, mungkinkah dia hendak melawan tiga orang bengis yang termasuk Sepuluh Besar Earth Class Cabang Barat sendirian? Ini hal yang sangat menghebohkan.

Terdengar suara saat sesosok figur terlempar dengan kerasnya. Tubuhnya berhenti hanya setelah meninggalkan jejak panjang di tanah.

“Orang-orang dari Cabang Timur tampaknya terlalu percaya diri sekarang. Bahkan orang tak dikenal pun berani berteriak di depanku, Mu Yuan. Aku jadi pengen tahu siapa yang membuatmu bisa begitu percaya diri.”

Seorang anak laki-laki berpakaian hitam menyilangkan lengannya dan mencemooh sepuluh orang yang tergeltak tak berdaya di tanah. Yang memimpin kesepuluh orang itu adalah Su Ling. Pada saat ini, dia menatap anak laki-laki dengan pakaian hitam dengan kesal.

Di belakang anak laki-laki dengan pakaian hitam ada dua anak laki-laki seusia. Wajah merekaoun juga tampak mencibir. Terlihat jelas kesombongan di wajah mereka.

Di sekitarnya ada kumpulam murid mengelilingi. Namun, mereka semua terdiam, tidak berani bicara. Sepertinya tidak banyak yang berani memprovokasi ketiga orang itu.

“Bah, Mu Yuan, jangan banyak berlagak. Kau beruntung karena Brother Mu tidak ada di sini hari ini, jika tidak, peringkat keduamu di Earth Class akan lenyap! “Su Ling berkata dengan marah.

“Mu Chen” Mu Yuan mengangkat alisnya seolah-olah dia menantangnya dan anak laki-laki di belakangnya mengeluarkan seruan mengejek. Dia adalah orang yang pernah kalah dari Mu Chen, Xue Dong.

“Memang dia punya sedikit keahlian, tapi aku tidak takut padanya. Ohoho, aku tidak sabar menunggu sampai besok saat kompetisi antar cabang berakhir. Pasti nanti Cabang Timur akan kalah.” Mu Yuan menyeringai dan berkata,” Brother Liu akan menunjukkan pada Mu Chen bahwa lebih baik jika dia tetap low profile. Di Akademi Northern Realm, kami, Cabang Barat, adalah yang terkuat! ”

“Saya benar-benar tidak sabar untuk melihat ekspresinya saat orang itu kalah.” Xue Dong berkata sambil mencibir.

“Tapi sebelumnya, aku ingin menghajar kalian para sampah dari Cabang Timur” Mu Yuan menyatukan jari-jarinya perlahan mengepalkannya. Terdengar suara tulang jarinya bergemeletak dan berjalan menghampiri Su Ling dengan wajah kejam.

Melihat Mu Yuan ingin menyerang lagi, Su Ling dan yang lainnya tampak sedikit pucat. Dia segera beseru: “Mari kita lawan dia habis-habisan”

“Lawan!”

Mereka masih tampak berani. Akan sangat memalukan jika mereka tidak menunjukkan perlawanan di hadapan banyak orang. Mereka dengan nekat bangkit dan menyerbu ke arah Mu Yuan.

“Sekelompok orang, yang bahkan belum mencapai Tahap Spiritual Movement, berani menyerangku? Sungguh keterlaluan.” Mu Yuan tertawa saat melihat ini. Energi Spitualnya perlahan muncul dari telapak tangannya.

“BANG!”

Dia menghentak tanah dengan keras dan melesat seperti anak panah. Dia melompati beberapa orang dan muncul langsung di depan Su Ling yang panik. Dengan mencibir, tinjunya dengan tajam langsung menghantam ke arah wajah Su Ling.

Su Ling menatap datangnya tinju Mu Yuan, namun ia telah terlambat untuk mengelak. Dia hanya bisa menyaksikan kepalan tangan itu dengan cepat menjadi lebih besar di depan matanya. Dia menutup matanya pasrah berpikir bahwa sepertinya dia harus tergeletak dan hanya bisa berbaring selama beberapa hari …

Ah…

Tepat saat dia memejamkan mata, dia sepertinya mendengar beberapa jeritan datang dari sekitarnya. Lalu terdengar suara benturan yang angin benturannya terasa di wajahnya. Ternyata rasanya tidak sesakit yang dia bayangkan.

Dia membuka sedikit matanya dan tertegun. Sebuah lengan putih yang terulur muncul dari belakangnya dan dengan mudah menghentikan tinju Mu Yuan.

Su Ling segera berbalik melihat. Dia kemudian melihat seorang anak laki-laki yang membuatnya merasa lega.

“Brother Mu!” seru Su Ling gembira.

“Yang kau lakukan sudah tepat. Stidaknya engkau tidak mempermalukan Cabang Timur”

Mu Chen tersenyum padanya. Kemudian, dia menatap Mu Yuan dan yang lainnya, yang tampak terkejut, dan berkata: “Akulah yang memberi mereka kepercayaan diri itu, apakah ada masalah?”


Prev Chapter | Next Chapter