TGR Bagian 8

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 8 Liu Yang

“Akulah yang memberi mereka kepercayaan diri itu, apakah ada masalah?

Ketika Mu Yuan dan yang lainnya menatap anak laki-laki yang tersenyum di depannya, ekspresi mereka sedikit berubah. Tatapan mengejek di mata mereka tampak pudar. Rupanya, mereka masih sedikit takut dengan Mu Chen.

“Hmph, betapa sombongnya.”

Mu Yuan yang pertama pulih dari rasa kaget. Dia menatap Mu Chen dan mengeluarkan mendengus jengkel. Ia juga telah mencapai Tahap Awal Spiritual Movement tujuh hari yang lalu. Dua orang di belakangnya, Xue Dong dan Xiao Kun, juga hampir sama. Bisa apa Mu Chen dengan kekuatan kami yang seperti ini?

Xue Dong dan Xiao Kun juga dengan cepat memikirkan hal yang sama. Sekilas tampak mata mereka menunjukkan keganasan dan rasa takut mereka sudah banyak berkurang.

“Saya hanya mengajari mereka sedikit pelajaran. Di Akademi Northern Spiritual, bukan hak Cabang Timur untuk membungkam saat kita, Cabang Barat, sedang berbicara.” Mu Yuan mengeluarkan ejekan pada Mu Chen:” Sedangkan kau, menurutku kau tidak akan berani mengatakan kata-kata seperti itu setelah besok. ”

Seluruh siswa di sekitarnya terdiam dan tidak berani bersuara. Mereka menatap Mu Yuan yang nampak arogan. Kelompok siswa Cabang Timur sangat marah dalam hati mereka, namun mereka hanya bisa memendamnya.

Setelah dia mengucapkan kata-kata ini, dia melambaikan tangannya mengajak kawanannya pergi. Dia telah menunjukkan otoritas dan kekuasaan mereka hari ini untuk melemahkan wewenang dan kekuasaan Cabang Timur.

Su Ling dan yang lainnya sangat marah dan mengepalkan tangan mereka. Namun, pihak lain sedang berada diatas angin. Bahkan jika Mu Chen akhirnya tiba, dia tidak akan berani melawannya sekarang.

“Aku hanya akan bertanya …”

Terdengar suara dari belakang mereka. Mu Yuan dan yang lainnya berhenti sejenak dan berbalik untuk menatap anak laki-laki yang berdiri di depan Su Ling. Pada saat ini, Mu Chen tersenyum di wajahnya.

“Apakah kalian tidak berniat … untuk meminta maaf sebelum Anda pergi?

Suara-suara di sekitarnya terasa senyap. Banyak anak laki-laki dan anak perempuan menatap anak laki-laki yang tersenyum dan seakan menunjukkan kebingungan. Meskipun Mu Chen memiliki senyum cemerlang di wajahnya, mereka bisa merasakan kesinisan di dalamnya.

Su Ling dan yang lainnya juga terdiam. Lalu wajah mereka menjadi merah. Mereka tidak percaya bahwa Mu Chen masih akan maju membela mereka saat seperti ini.

“Minta maaf?”

Wajah Mu Yuan berubah muram. Dia mengeluarkan senyum mengejek dan berkata, “Kenapa?”

Dirinya selalu arogan di Akademi Northern Spiritual. Apakah orang ini gila menyuruhnya meminta maaf?

“Sepertinya tidak ada gunanya berbicara.”

Mu Chen mengangguk. Tanpa berkata apa-apa lagi, dia perlahan berjalan menuju Mu Yuan dan yang lainnya.

Mu Yuan dan yang lainnya menatap Mu Chen dengan ekspresi suram. Mata mereka saling menatap sebentar dan mereka bisa merasakan tatapan dingin darinya.

Di Akademi Northern Spiritual, Mu Chen selalu bersikap merendah. Selain mengalahkan Xue Dong, dia tidak melakukan hal yang luar biasa lainnya. Namun, tidak ada siswa di Akademi Spiritual Northern Earth Class yang berani meremehkannya. Bahkan orang-orang tang sulit diatur seperti Mu Yuan juga takut padanya. Bagaimana mungkin seseorang, yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi di Spiritul Road, hanyalah orang biasa?

Oleh karena itu …

“Lakukan!”

Mu Yuan menyerukan aba-aba. Energi Spiritual dengan hebat bergolak mengaliri kedua tangannya. Dengan menghentak tanah dia menerjang ke arah Mu Chen. Di belakangnya, Xue Dong dan Xiao Kun mengikutinya dari kedua sisi. Gerakan ini terlihat cukup kompak.

Orang-orang di sekitar tampak gempar. Sepertinya mereka tidak menyangka bahwa Mu Yuan akan melakukannya. Mereka tidak segan-segan untuk langsung mengeluarkan serangan gabungan. Selain itu, mereka semua adalah individu yang agresif di dalam sepuluh besar jajaran Earth Class Cabang Barat.

Mu Yuan adalah yang terkuat dari ketiganya. Dia sudah mencapai Tahap Awal Spiritual Movement. Dengan demikian, serangannya juga yang paling ganas. Energi Spiritual menyelimuti telapak tangannya dan angin yang datang darinya seperti baling-baling. Dengan marah dia menerjang Mu Chen.

Namun, saat angin pukulan tapak hampir mengenai Mu Chen, dia dengan tenang bergeser setengah langkah ke samping dan tubuhnya bergerak melewati Mu Yuan. Alis di wajahnya yang tampan sedikit mengkerut tampak seperti pedang tajam yang terhunus, wajahnya yang awalnya lembut langsung terlihat dingin dan agresif.

Dia tidak langsung melawan Mu Yuan melainkan bergerak menuju Xue Dong dan Xiao Kun, yang sedikit di belakang Mu Yuan, saat dia menghindari Mu Yuan. Energi Spiritual kehitaman mengelilingi jari-jarinya saat ia membuka telapak tangannya. Suara angin yang tajam bisa terdengar sedikit saat Energi Spiritual dikeluarkan. Dia melepaskan pukulan ke arah Xue Dong dan Xiao Kun.

Xue Dong dan Xiao Kun terkejut dengan gerakan Mu Chen ini. Namun, mereka tidak sempat menghindarinya. Mereka segera bersiap dan melepaskan pukulan dengan segenap kekuatan mereka.

Selama mereka bisa menahan Mu Chen sebentar, Mu Yuan akan bisa berbalik dan membantu mereka. Ketika itu terjadi, Mu Chen akan benar-benar terkepung dan tebuka untuk diserang.

Xue Dong dan Xiao Kun memiliki peringkat di dalam West Branch Earth Class. Tentu, mereka bukan hanya individu biasa saja. Namun, mereka masih sedikit salah menilai kekuatan anak laki-laki di depan mereka dan kemampuan dalam serangannya.

Ketika kedua kepalan berbenturan, telapak tangan Mu Chen tiba-tiba meluncur menembus permukaan pukulan mereka. Dengan ganas terus meluncur dan menggenggam pergelangan tangan mereka. Dia kemudian menariknya dengan kuat.

Mereka berdua melayang terbang ke depan karena tertarik dan karena momentum pukulan mereka. Tubuh mereka menjadi tidak stabil. Angin pukulan telapak Mu Chen menerobos masuk diantara lengan mereka, dan dengan ganasnya mendarat di dada mereka.

Terdengar suara pukulan yang dalam. Tubuh Xue Dong dan Xiao Kun tiba-tiba terhempas kebelakang disaat mereka sedang tampak takjub dan terkejut. Mereka terlempar dengan keras di atas tanah dan menjerit. Pakaian di bagian dada mereka hancur total.

Hanya dengan bertukar pukulan sekali, Xue Dong dan Xiao Kun dengan mudah dikalahkan.

Setelah Xue Dong dan Xiao Kun menjerit, para siswa di sekitarnya kembali ramai. Mereka semua menyeringai lebar. Bukankah terlalu cepat?

“Mu Chen!”

Seruan marah datang dari belakang. Saat Mu Yuan melihat kejadian ini, dia sangat marah sehingga wajahnya memerah. Dia tidak membayangkan bahwa Mu Chen mapu menghindarinya dan menangani Xue Dong dan Xiao Kun terlebih dahulu.

“Flame Palm!”

Energi Spiritual yang menyala merah meledak keluar di atas telapak tangan Mu Yuan. Seiring meningkatnya Energi Spiritual, rasanya bagaikan api dan membuat udara menjadi sedikit lebih panas.

Para siswa di sekitarnya berteriak kaget dengan kerasnya. Apakah ini kekuatan peringkat kedua dari Kelas Bumi Cabang Barat?

Mu Chen juga berbalik pada saat ini. Dia menatap Mu Yuan yang tampak ganas saat dia datang mendekat Tangannya mengepalkan tinju. Mu Chen tampak tidak berusaha menghindar sedikitpun lalu sebuah pukulan berselubungkan Energi Spirtual kehitaman dilontarkannya.

Tinju dan telapak tangan berbenturan dengan kerasnya. Gelombang udara terbentuk akibat dari benturan. Warna Merah dan Hitam tampak saling bergulung. Namun, wajah Mu Yuan tampak langsung berubah memerah. Tubuhnya gemetar dan dengan suara ‘Puchi’, dia meludahkan darah segar dari mulutnya. Dia terhuyung beberapa langkah ke belakang dan akhirnya dengan pantatnya jatuh terduduk di tanah.

Dengan hanya satu gerakan, kemenangan pun diputuskan.

Meski keduanya berada di Tahap Awal Spiritual Movement, namun terbukti bahwa Energi Spiritual Mu Chen lebih padat dan tajam. Mu Yuan sama sekali tidak bisa menandinginya.

Xue Dong dan Xiao Kun, yang terpukul jatuh sebelumnya, mengeluarkan ekspresi takjub. Mu Yuan memiliki kekuatan Tahap Awal Spiritual Movement, mengapa dia tidak dapat menahan salah satu pukulan Mu Chen?

“Bagaimana mungkin!” Mu Yuan juga merasa tak percaya saat dia duduk di tanah dengan canggung. Dia bahkan tidak ingat untuk menyeka darah dari mulutnya.

“BrotherMu sungguh luar biasa!”

Su Ling dan yang lainnya benar-benar tertegun. Segera, mereka mengeluarkan wajah yang penuh dengan kegembiraan. Mereka tidak mengira Mu Chen sanggup mengatasi mereka bertiga sekaligus.

Namun, Mu Chen memiliki ekspresi tenang. Dia menatap Mu Yuan yang tampak canggung dan tersenyum: “Sekarang, bisakah kamu minta maaf?”

Wajah Mu Yuan sedikit berubah. Dia mengertakkan gigi dan berteriak: “Tidak akan!”

Mu Chen sepertinya sudah menduga Mu Yuan akan mengatakan itu. Senyum di wajahnya menjadi lebih mempesona lagi. Dia mengangguk dan melangkah ke Mu Yuan. Energi Spiritual kehitaman perlahan muncul kembali di telapak tangannya.

Mu Yuan menatap Mu Chen yang mendekat. Dia tidak tahu mengapa dia bisa merasakan merinding saat melihat senyum Mu Chen yang luar biasa.

Mu Chen mendekati Mu Yuan. Energi Spiritual kehitaman di atas telapak tangannya menjadi semakin padat. Namun, saat kakinya berhenti di depan Mu Yuan, suara pelan tepuk tangan terdengar di sampingnya.

“Ohoho, seperti yang diharapkan dari seseorang yang pernah ikut dalam Spiritual Road Namun, tindakanmu sepertinya sama sekali tidak menghargai Cabang Barat?”

Mu Chen memalingkan kepalanya. Dia melihat kerumunan saat bergerak terpisah. Dari situ, tampak satu sosok perlahan melangkah maju sambil tersenyum. Ketika para siswa terdekat melihatnya, tampak mereka terlihat mundur selangkah dan ketakutan muncul di mata mereka.

Disertai pandangan gentar dari sekitarnya, anak laki-laki itu berdiri di depan Mu Chen. Penampilannya agak ganteng. Namun, bibirnya tampak menyungging dan menunjukkan sifat keras kepala dan kebanggaan. Pada saat ini, dia menyilangkan lengannya dan di dalam tatapannya yang menatap Mu Chen, ada kesan terlihat seolah-olah dia sedang melihat mangsanya.

Dia adalah orang nomor satu dari Earth Class Cabang Barat, Liu Yang.


Prev Chapter | Next Chapter