TGR Bagian 9

Prev Chapter | Next Chapter


Bagian 9 Konfrontasi

“Liu Yang …”

Mu Chen melirik anak laki-laki yang menyilangkan lengannya tersebut. Dia tidak tampak terkejut dan dengan tenang berkata, “Kau telah menyaksikan kejadian ini dari tadi, Jadi akhirnya tidak tahan juga untuk muncul sekarang? ”

Mu Yuan, Xue Dong dan Xiao Kun menatap Liu Yang. Mereka sangat gembira dan langsung bersorak ‘Brother Liu’. Ketika mereka menoleh ke arah Mu Chen lagi, tampak mereka menjadi sedikit lebih sombong dan agresif.

Reputasi Mu Chen cuup lumayan pada Earth Class Akademi Spiritual. Dan juga, dia barusan telah mengalahkan mereka bertiga. Namun, masih ada sedikit jarak antara mereka dengan orang yang menjadi Nomor Satu di Earth Class. Dengan Liu Yang mendukung mereka, mereka tentu saja tidak merasa takut pada Mu Chen.

Liu Yang menatap trio yang dipermalukan itu. Dia mengerutkan kening dan menatap tajam ke arah Mu Chen: “Mu Chen, mungkin engkau harus memberi penjelasan ke Cabang Barat tentang masalah ini?”

“Sebuah penjelasan?”

Mu Chen menatap bocah itu, yang memiliki reputasi terbesar di Earth Class Cabang Barat, dan tersenyum: “Mereka melukai para siswa dari Cabang Timur tanpa alasan. Dari apa yang aku lihat, seharusnya kalian yang memberi penjelasan kepada kami. ”

Para Murid disekitar diam-diam menyeringai saat mereka melihat keduanya saling berhadapan. Kedua individu ini mungkin yang paling menonjol di Akademi Northern Spiritual. Awalnya sang pemenang akan ditentukan besok saat mereka bertanding; siapa sangka justru mereka akan saling berhadapan hari ini.

Tampak Liu Yang menyioitkan matanya dan menatap tajam. Tidak ada yang berani bersikap kasar padanya di dalam Earth Class Akademi Northern Spiritual. Meskipun dia pernah mendengar cerita tentang Mu Chen, dia tetaplah orang nomor satu di Earth Class.

“Ternyata kau masih tetap arogan …”

Liu Yang tersenyum mengejek. Dia menatap Mu Chen: “Aku benar-benar penasaran. Bagi orang yang memperoleh kualifikasi Spiritual Road dengan keberuntungan dan ditendang keluar secara paksa, dari mana arogansimu berasal? ”

Kemarahan muncul di mata Su Ling dan yang lainnya saat mereka mendengar kata-kata kasar ini. Namun, mereka tahu bahwa Liu Yang bukanlah seseorang yang bisa mereka kalahkan. Mereka hanya bisa menahan kebencian mereka dan mengertakkan gigi.

“Engkau akan tahu apa benar karena beruntung saat kau mencobanya.” Dibandingkan dengan kemarahan mereka, Mu Chen hanya tersenyum lembut saat berbicara.

Liu Yang tampak terperangah. Tak disangkanya Mu Chen berani berbicara seperti ini padanya. Suaranya berangsur-angsur menjadi lebih dingin: “Awalnya aku berencana untuk bertarung denganmu saat kompetisi antara dua Cabang besok. Namun, sepertinya kau sudah tidak sabar sekarang. Aku akan menanganimu sekarang jadi aku tidak perlu lagi membuang waktu besok. ”

Setelah mengatakan ini, Liu Yang melangkah maju. Tampak Energi Spiritual yang muncul darinya berkali-kali lebih kuat dari pada Mu Yuan.

Melihat sikap Liu Yang yang menantang, Su Ling dan yang lainnya terkejut. Liu Yang benar-benar berani menyerang sekarang?

Mereka menatap Mu Chen dengan cemas, namun mereka hanya bisa melihat wajah seusia mereka yang tampak polos tanpa sedikit pun rasa takut. Mata hitam itu bercahaya membuatnya tampak sulit diselami.

Melihat penampilan Mu Chen yang tenang, kekuatiran Su Ling dan yang lainnya sedikit pudar. Meskipun Liu Yang merupakan peringkat satu di Akademi, namun Mu Chen juga bukanlah orang yang lemah. Bukanlah hal mudah untuk mengalahkan Mu Chen.

“Engkau sungguh terlalu…mengandalkan keberuntunganmu.”

Mu Chen menggelengkan kepalanya dengan tenang. Senyuman brilian di wajah polosnya perlahan tampak mulai dingin. Di telapak tangannya, Energi spiritual kehitaman mulai mengelilingi sekitar ujung jarinya.

Suasana di antara keduanya menjadi tegang. Banyak siswa taampak membelalakkan mata mereka. Dua individu di depan mereka adalah yang terkuat di dalam Akademi Spiritual Northern Earth Class. Mereka juga penasaran dengan siapa yang lebih kuat.

“Berhenti!”

Tepat ketika mereka hendak mulai bertarung, sebuah seruan datang dari kejauhan. Setelah itu, suara angin berdesir kencang dan sosok kekar muncul di antara mereka berdua.

“Guru Mo!”

Ketika para murid melihat orang yang datang, mereka tiba-tiba terkejut dan bergegas mengucapkan salam mereka.

Pria paruh baya yang disebut Guru Mo memiliki ekspresi tegas. Di dalam tubuhnya, tampak terpancar fluktuasi sejumlah besar Energi Spiritual. Hal itu menyebabkan para murid terdekat merasakan sedikit tekanan.

Dan ketika mereka melihat dia, bahkan Liu Yng yang arogan pun tampak serius. Orang yang berada di depannya ini adalah Seorang Tokoh Tingkat Spirit Stage. Bahkan di Akademi Northern Spiritual dan Northern Spiritual Realm, dia bisa dianggap sebagai individu kelas satu. Tentu saja, dia tidak berani macam-macam.

“Jika ingin bertarung di akademi, Kalian bisa melakukannya di Martial Stadium. Apakah Kalian ingin dihukum karena telah mempermalukan Akademi di luar sini?” Guru Mo melihat ke sekeliling dan berkata dengan suara tegas.

“Oh, Guru Mo koq bilag begitu? Kita Cuma saling berlatih saja koq. ”

Liu Yang tersenyum. Dia tahu bahwa dia tidak akan bisa bertindak hari ini. Dia menatap Mu Chen sambil menunjukkan jarinya. Dia mengangguk pelan dan berkata, “Aku akan menunggumu di kompetisi antar cabang besok.”

Setelah itu, Liu Yang berbalik dan membawa pergi kawanannya. Namun, terdengar gumaman samar: “Dia hanya seseorang yang diusir keluar dari Spiritual Road …”

Su Ling dan yang lainnya mendengar gumaman yang disengaja oleh Liu Yang. Wajah mereka menjadi pucat dan mereka berkata saat mereka mengertakkan gigi mereka: “Brother Mu, bukankah dia terlalu sombong? Setidaknya engkau terpilih untuk mengikuti Spiritual Road, sedangkan dia? ”

Mu Chen menatap Su Ling yang marah. Dia tersenyum saat dia menepuk pundaknya. Dia berkata: “Mengapa kamu marah begitu? Jika seekor anjing menggigit Anda, apakah Anda harus menggigitnya kembali? ”

“Meski begitu, rasanya sama sekali tidak enak.”

“Benar, rasanya sangat mengerikan.” Mu Chen tertawa kecil dan pada wajah polos anak laki-laki itu terpancar aua dingin. “Meskipun aku tidak akan menggigitnya, tapi aku ingin memukulinya dengan tongkat sampai mati. Aku akan memukulinya sehingga dia tidak berani membuat suara seperti itu lagi. ”

“Anak laki-laki dari Keluarga Liu itu benar-benar memalukan seperti ayahnya.”

Guru Mo menatap ke arah kepergian Liu Yang. Dia mengerutkan kening seperti merasa sedikit tidak puas. Dia kemudian berpaling tersenyum ke arah Mu Chen dan berkata:

“Kata-kata yang bagus, sangat sesuai dengan seleraku.”

“Namun, Liu Yang juga berada di Tahap Awal Spiritual Movement. Selain itu dia juga memiliki Human Spiritual Pulse, sehingga kekuatannya sebanding dengan Tahap Menengah Spiritul Movement. Apakah kau yakin akan mengalahkannya pada kompetisi antar cabang besok? ”

“Tenang saja Guru Mo. Aku tidak akan membuatmu malu.” Mu Chen tersenyum. Guru Mo mengelola Cabang Timur. Jika Cabang Timur kalah dalam persaingan, dia akan merasa malu

“Kami permisi dulu, Guru Mo.”

Guru Mo menatap Mu Chen, yang pergi bersama Su Ling dan yang lainnya, dan melambaikan tangannya. Dia tertegun. Anak itu masih sangat muda, namun ada sesuatu padanya uang membuat orang lain sulit menilainya. Tidak terlihat sedikit pun kesombongan di dalam diri anak laki-laki itu, namun dapat dengan samar merasakan ketajaman yang tersembunyi di dalam kelembutannya. Anak itu…

“Dia memang seseorang yang mampu mengatasi orang-orang dari Spiritual Road … Jika saja dia berhasil menyelesaikan tantangan Spiritual Road, mungkin dia akan menjadi idaman bagi Lima Akademi Besar. Seharusnya dia sudah tidak disini lagi … ”

Guru Mo menghela napas. Dia benar-benar menantikan kompetisi antar cabang besok. Dikatakan bahwa pihak Keluarga Liu telah melakukan persiapan yang cukup. Siapa yang tahu siapa yang akan tertawa paling akhir pada kompetisi besok untuk menentukan Nomor Satu dari Earth Class?

Malam semakin larut. Di dalam kamarnya, Mu Chen dalam diam duduk bersila. Tangannya membentuk simbol. Tampak jelas di sedang melakukan kultivasi. Di dekat tubuhnya, Aura Spiritual disekitarnya tampak berfluktuasi. Kemudian, mengikuti tarikan nafasnya dan memasuki tubuhnya.

Karena semakin banyak Aura Spiritual memasuki tubuh Mu Chen, cahaya samar kehitaman tampak melintas di permukaan tubuhnya.

Dalam aurasea-nya, Energi Spirtual kehitaman mengalir. Kepadatannya berkali-kali lebih kuat dari yang pertama kali saat dia mulai berlatih dulu. Hal itu menunjukkan usaha keras Mu Chen dalam melatihnya selama ini.

Seberkas Energi Spiritual beredar melalui jalur kultivasi Great Pagoda Art. Pada akhirnya, berubah menjadi Energi Spiritual kehitaman dan memasuki aurasea-nya. Hal itu semakin meningkat menimbulkan perasaaan bertenaga yang kuat.

Saat ini, Mu Chen secara bertahap mulai mahir dalam berlatih Great Pagoda Art, namun ia masih belum dapat mencapai Tingkat Foundation. Tapi dapat dirasakannya dia sudah semakin dekat …

Mu Chen tetap sabar dan tidak gegabah. Perlahan dia mulai mengurangi Energi Spiritual yang terserap ke aurasea-nya. Ketika penyerapan terakhir Energi Spiritual memasuki aurasea-nya, dia bisa merasakan getaran di dalamnya. Energi Spiritual Kehitaman dalam aurasea-nya melonjak. Energinya membumbung naik hingga pada tingkat yang mengkhawatirkan dan kekuatan mulai mengalir melalui anggota tubuhnya.

Mu Chen sedikit terkejut dengan perubahan dalam aurasea-nya. Dia tertawa bahagia. Sungguh tak terduga bahwa dia benar-benar berhasil menerobos masuk ke tahap berikutnya saat ini ….


Prev Chapter | Next Chapter